Catatan Oase Kehidupan #243: Merawat Akal Sehat

0
686
Foto M Isa Anshori Anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur saat berbincang dengan salah satu siswa disebuah acara diambil dari facebook

KLIKMU.CO

Oleh: M Isa Anshori*

Siapa sih yang tidak ingin sehat, tentu semua orang pingin hidup sehat. Masih ingatkah kawan kawan sebuah didalam tubuh yang sehat akan ada jiwa yang sehat. Nah saat ini nampaknya tidak semuanya bisa berlaku. Bisa kita jumpai sebagian ada yang tubuhnya sehat tapi jiwanya mengidap ” desonansi kognisi “.

Apa itu ” Desonansi Kognisi ” ?

” Desonansi Kognisi ” merupakan suatu keadaan orang dengan ketergangguan jiwa, melakukan sesuatu yang berlawanan dengan akal sehat. Freud akal sehat itu sebagai bersatunya antara ” id “, ” ego ” dan ” superego “. Melawan akal sehat adalah potret ketiadaan hati nurani dalam sebuah pribadi. Bisa anda bayangkan bagaimana kalau sebuah pribadi telah kehilangan hati nuraninya ? Maka apapun yang dilakukan akan kehilangan belas kasihan dan kemapuan merasakan apa yang dirasakan orang lain. Akan cenderung memuaskan ambisinya, tanpa peduli akal dan logika yang sehat.

Nah kawan… Masih ingatkah kita bahwa hari ini, 9 Desember 2018 merupakan hari dimana pemerintah menetapkan sebagai hari anti korupsi. Saya kira kita semua yang masih merawat akal sehatnya akan bersepakat bahwa korupsi merupakan tindakan yang tidak boleh dilakukan, apalagi kalau mengatakan sebagai orang beragama dan Pancasila.

Korupsi harus dimaknai sebagai sebuah tindakan melawan akal sehat yang merugikan orang lain. Korupsi adalah sebuah tindakan merampas hak orang lain untuk kepuasan diri dan kelompok. Sehingga kalau anda mengambil hak orang lain termasuk hak publik, maka sejatinya anda telah merampas hak publik untuk kepuasan anda dan kelompok anda.

Korupsi bisa berbentuk anda mengambil milik orang lain, milik orang lain itu bisa berupa materi atau apapun yang bersifat non material kasar. Anda mengambil uang negara dengan cara cara yang diluar aturan, anda merugikan orang lain, anda berjualan di trotoar merugikan pejalan kaki, anda berjalan zig zag dijalan raya, merupakan contoh contoh yang sering ada dimasyarakat.

Perampasan hak orang lain untuk kepentingan diri dan kelompok bisa diperluas lagi. Misalkan pada peristiwa terdekat yang baru saj terjadi, banyak orang mengaburkan fakta tentang peristiwa kemanusiaan dan bangkitnya peradaban manusia yang damai di reuni ummat 212, tidakkah bahwa anda telah mengkorupsi hak publik akan sebuah informasi dan fakta yang benar. Anda berdebat tentang jumlah angka dan mengabaikan fakta, sejatinya anda telah melawan akal sehat dan bukankah itu adalah mengkorup hak akal sehat anda? Tidak mengabarkan fakta sesuai dengan yang dilihat apalagi kemudian mengaburkan fakta, sejatinya anda talah terjangkit penyakit ” disonansi kognisi “, mengkorup hak akal sehat anda.

Maka ketika saya memahami situasi situasi yang tercecer seperti ini, sayapun mulai memahami peraturan KPU bahwa orang gila boleh ikut pemilu. Karena memang banyak orang yang tubuhnya sehat tapi akal nya sudah kehilangan kesehatannya, terjadi disonansi dalam berpikirnya, tak mampu mengatakan kebenaran, karena yang terekam dalam disonansi kognisinya yang benar jadi salah dan salah bisa jadi benar.

Nah sambil menikmati kopi pagi anda dan ditemani pisang makanan kecil yang menyehatkan, sambil mengamati perilaku orang orang yang berteriak anti korupsi, di hari Minggu, 9 Desember 2018, Saya mengajak semua untuk merawat akal sehat, bisakah korupsi dilawan oleh mereka yang gemar melakukan korupsi, bisakah sebuah perlawanan terhadap kebohongan dilakukan oleh orang suka berbohong, bisakah kampanye menepati janji dilakukan oleh mereka yang suka ingkar janji, bisakah sebuah aksi anti kekerasan dilakukan oleh mereka yang gemar melakukan kekerasan, bisakah aksi melawan intoleran dilakukan oleh mereka yang gemar melakukan aksi intoleran, bisakah kampanye Pancasila dilakukan oleh mereka yang sejatinya tak menjiwai ruh Pancasila, dan masih banyak lagi catatan desonansi kognisi yang ada dimasyarakat kita.

Nah semoga saja kopi pahit anda dan makanan kecil anda adalah makanan yang sehat, sehingga akal kitapun terawat dengan sehat.

Surabaya,  Desember 2018

*Anggota Dewan Pendidian  Jawa Timur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here