Catatan Oase Kehidupan #279: Perlukah Murid Pelanggar Tata Tertib Diberi Sanksi Kerja Sosial?

0
216
Foto suasana pelatihan pelajar disalah satu smk negeri 4 surabaya diambil oleh M.I.A

KLIKMU.CO

Oleh: M Isa Anshori*

“Sanksi kerja sosial perlu diberikan kepada anak didik yang melanggar tata tertib sekolah”

Sekolah sebagai lembaga pendidikan berfungsi untuk mendidik. Mendidik adalah sebuah kegiatan merubah perilaku anak kearah yang lebih baik. Nah dalam kasus pelanggaran norma dan etik sebagaimana yang terjadi di salah satu sekolah di Gresik, maka Sekolah diperbolehkan menjatuhkan sanksi dan hukuman namun harus tetap mendidik.

Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah memberikan penyadaran kepada anak bahwa setiap pelanggaran harus dipertangggungjawabkan.

Lalu apa yang bisa dilakukan oleh sekolah ?

Sebagai pegiat di Lembaga Perlindungan Anak ( LPA ) dan Dewan Pendidikan Jatim, saya menyarankan agar sekolah menghadirkan orang tua untuk merusmuskan sanksi pelanggaran. Sanksi berupa kerja sosial, kalau anak seorang muslim, bisa ditugaskan untuk membantu takmir masjid merawat masjid, kalau dia kristen bisa ditugaskan membantu pelayanan di gereja atau hal lain yang mendidik tanggung jawab, atau bisa jadi bersama dinas terkait yang ada di gresik menugaskan anak membantu pelayanan di panti jompo.

Bagi saya juga tidak kalah pentingnya adalah sekolah membangun atmosfir yang berwibawa dihadapan anak, sekolah harus menjadi tempat dimana anak merasakan kenyamanan dan mendapatkan sesuatu yang bermanfaat, tidak boleh sekolah abai terhadap layanan yang merupakan kewajiban manakala orang tua dan murid berhak mendapatkan layanan yang baik. Kemampuan guru berkomunikasi yang baik dan berwibawa merupakan suatu keniscayaan, sehingga murid merasa ” sungkan ” ketika diingatkan oleh gurunya

Semoga saja pendidikan kita semakin ramah dan melayani

*Anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here