Cendekiawan Merah “Gerah” akan Agama Saintifik dan Sains Religius

0
114
Rocky Gerung saat mengisi diskusi Forum Cendekiawan Merah secara daring. (Ode/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – PC IMM Malang Raya menggelar agenda Forum Cendekiawan Merah dengan tema Pergulatan Agama “Saintifik” dan Sains “Religius”, Jumat-Ahad (19-21/2/2021). “Tema ini juga terinspirasi dari sebuah buku, juga terinspirasi dari sejarah panjang keduanya. Oleh karenanya, perlu dikaji dan diperdebatkan ulang secara mendalam dan komprehensif,” kata Ketua Umum PC IMM Malang Raya Ode Rizki Prabtama kepada Klikmu.co, Ahad (21/2/2021).

Buku yang dimaksud adalah Agama “Saintifik”, Sains “Religius” karangan Haidar Bagir dan Ulil Abshar Abdalla. “(Dari situ) nanti melahirkan suatu sintesis, suatu jalan tengah, untuk kemudian ditulis ulang menjadi bahan etika manusia, bahan kebijakan dari setiap pihak yang terlibat dan berperan di dalamnya,” lanjut mantan ketua umum IMM Raushan Fikr UMM itu.

Forum Cendikiawan Merah ini, lanjut Ode, bertujuan memberikan pemahaman terkait pergulatan antara agama dan sains. Juga mengurai dan menyadarkan posisi pemikiran manusia terkait pergulatan antara agama dan sains.

“Selain itu, kami juga hendak memberikan sumbangsih pengetahuan kepada khalayak umum, baik ketika kegiatan ataupun pasca-kegiatan,” tambahnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 36 peserta yang telah terpilih dari 65 peserta yang mendaftar. Peserta berasal dari berbagai daerah, 18  peserta dari Malang dan 18 peserta luar Malang. Terdapat juga peserta dari luar jawa seperti dari Banggai, Samarinda, dan Padang.

Nah, guna memberikan gambaran yang komprehensif terkait tema yang diangkat, Forum Cendekiawan Merah menghadirkan lima narasumber dari berbagi latar belakang. Yakni, Pradana Boy ZTF PhD dengan tema Sejarah Agama dan Keyakinan, Rocky Gerung (Sejarah Filsafat), Ulil Abshar Abdalla PhD (Asal Mula Sains dan Ilmu Pengetahuan), Budiman Sudjatmiko MPhill (Pola Pikir Ilmiah dan Kritisisme), serta Dr Phill A.N. Permata (Sejarah Manusia dalam Sains dan Agama). Keynote speaker diisi oleh Prof Agus Purwanto, guru besar ITS dan penulis buku Ayat-Ayat Semesta.

Prof Agus Purwanto yang membuka acara menyampaikan gambaran terkait bukti-bukti kebenaran wahyu atau Quran yang ada di dalam sains. Penjelasan dari Prof. Agus pun menjadi pemicu peserta untuk aktif dan tergugah pada materi-materi berikutnya.

Sementara itu, Rocky Gerung menyatakan bahwa cendekiawan merah artinya cendekiawan yang selalu “gerah”. “Dan karena itu, dia tidak bisa tidur nyenyak sebelum keadilan diwujudkan di republik ini,” ujarnya dalam sebuah materi.

Agenda Forum Cendekiawan Merah ditutup dengan launching jurnal “Maroon Journal: Center of Social Movement Studies.” Didin, ketua bidang riset dan pengembangan keilmuan, menjelaskan bahwa ini merupakan sebuah ikhtiar PC IMM Malang Raya untuk menghimpun gagasan terkait gerakan sosial. Terutama di lingkup mahasiswa dan kepemudaan.

“Nantinya siapa saja boleh menulis. Kami berharap dari berbagai latar belakang bisa menyumbangkan gagasan,” ucap Didin. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here