Cerdas Memilih dan Memilah Informasi Seputar Vaksinasi

0
149
Salah satu slide materi soal vaksinasi. (Andi/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Derasnya arus informasi di media sosial terkait pandemi Covid-19 sepertinya tidak ada henti hentinya. Baik yang berupa penanganan pasien dan protokol kesehatan, pendidikan, ekonomi serta peribadatan. Beragam informasi tersebut kadang bersifat resmi dan kadang hoaks. Dan bisa jadi berita yang resmi dipahami salah bahkan dicurigai karena dianggap bagian dari konspirasi. Dan bisa jadi berita hoaks diyakini kebenarannya tanpa tabayun atau klarifikasi karena “sahwat” nge-share sudah tinggi untuk mendapatkan “kepuasan” yang prematur.

Begitu disampaikan Sekretaris MCCC Surabaya Andi Hariyadi saat diskusi sekilas dengan Wiwik Juwarini Prihastiwi, dosen Fakultas Psikologi dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, Selasa (26/1/2021).

Menurut Andi, kini telah banyak argumentasi, persepsi, dan interpretasi bahwa virus korona merupakan bentuk konspirasi global tingkat dunia. Ditambah vaksin hanya untuk kepentingan pihak tertentu semata.

“Dan ternyata narasi yang seperti ini sangat laku, bahkan menjadi keyakinan yang kaku,” terangnya.

Sementara itu, Wiwik menyampaikan, masyarakat harus mampu memilih informasi yang berasal dari sumber yang dapat dipercaya. Seperti terkait vaksinasi, masyarakat sangat berharap mendapat informasi yang detail dan transparan terkait uji klinis dari sumberdipercaya, yaitu pemerintah.

“Ketakutan adanya anggapan dampaknya vaksin bisa dijelaskan agar lebih paham, sehingga tidak ada keraguan dan ketakutan.  Karena terjadinya ketakutan atau kecemasan akan ada efek samping klinis,” ujarnya.

Wiwik melanjutkan, informasi yang benar dari sumber yang dapat dipercaya khususnya terkait vaksin hendaknya terus disampaikan kepada masyarakat secara luas dan sejak dini.

Andi Hariyadi pun berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Pemberian vaksin ini sudah disetujui oleh MUI dan juga Muhammadiyah. (Andi/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here