Cerita dari SD Muhammadiyah 22: Satu Anak Juara Tryout, Lainnya Belajar Praktikum

0
260
Rayyan saat meraih juara tryout tingkat SD. (Andi/Klikmu.co)

 

KLIKMU.CO – Meski Ahad hari libur (9/2/2020), Muhammad Rayyan Wahyu Kuncoro, siswa SD Muhammadiyah 22 Surabaya, tetap bersemangat mengikuti kegiatan tryout tingkat sekolah dasar yang diselenggarakan oleh Toko Buku Gramedia dan Penerbit Erlangga.

Ada 99 peserta siswa SD dari berbagai sekolah yang pagi itu harus berkompetisi untuk menguji kemampuan diri.

Rayyan telah menunjukkan kemampuan dan menyisihkan peserta lainnya hingga berhasil mendapat juara kedua.

“Syukur alhamdulillah dan selamat meraih prestasi pada ananda Rayyan yang selama ini rajin serta disiplin dalam belajar sehingga mendapatkan hasilnya,” tutur Ustadzah Mega yang mengajar Rayyan di kelas VI C.

Ustadzah Mega menambahkan, meski meraih juara kedua, justru Rayyan semakin meningkatkan belajar untuk mendapat yang lebih baik. Bahkan, prestasi itu mampu memotivasi dan menginspirasi teman-teman lainnya untuk berkompetisi.

Para siswa belajar praktikum di sekolah. (Andi/Klikmu.co)

Sementara itu, esoknya, Senin,
siswa-siswi lain SD Muhammadiyah 22 Surabaya belajar menyenangkan. “Belajar menyenangkan menjadikan siswa lebih bersemangat dalam belajar karena tidak ada beban. Lebih-lebih siswa diajak untuk praktikum sehingga akan lebih mudah memahami topik yang diajarkan,” jelas Ustadz Rudi, guru kelas IV-B saat mendampingi para siswanya praktikum gaya magnet.

Praktikum itu menggunakan bahan yang mudah didapat seperti paku, kawat, dan baterai. Mereka tak sabar mengetahui bagaimana sebatang paku yang dililit kawat tembaga dan dihubungkan baterai bisa mengangkat pines dan logam lainnya.

Arya sangat senang ketika kelompoknya berhasil membuat gaya magnet. Begitu pula Faridsa bersama kelompoknya yang berhasil membuat gaya magnet sehingga paku-paku kecil tertarik dan menempel pada magnet bikinannya.

“Belajar dan berkarya diharapkan dapat menginspirasi siswa di masa depan agar mampu mengembangkan sains dan teknologi,” ujar Ustadz Rudi saat mengakhiri praktikum. (Andi/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here