Cerita Mahasiswa UMM Magang di Thailand yang Ikut Syiarkan Islam Cinta Kebersihan

0
422
Volunter memberikan penjelasan di hadapan peserta. Dok: Putra.

KLIKMU.CO – Menjadi bagian dari masyarakat memang layaknya tugas seorang mahasiswa dalam mengemban tri darma perguruan tinggi. Yakni, pengabdian masyarakat. Tapi, pengabdian masyarakat yang diusung Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berbeda: ke luar negeri.

Alhamdulillah, saya, Ramdhan Noor Putra Wira Utama yang sering disapa Putra, bersyukur menjadi bagian dari mahasiswa yang mengabdi di mancanegara itu. Saya merupakan salah satu perwakilan mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi UMM yang menjadi peserta magang dan KKN Internasional di Thailand. Kamis lalu (4/7/2019) saya berpartisipasi dalam kegiatan sosial dengan tajuk “Klum Muslim Rak Kham Sa Aad”.

 

Program ini merupakan kegiatan cinta kebersihan yang diadakan oleh volunter kebersihan muslim di Bandara Internasional Hat Yai Thailand. Program itu merupakan agenda tahunan dan sudah dilakukan secara rutin dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Melalui program tersebut, penyelenggara ingin menunjukkan kepada masyarakat Thailand yang muslimnya jadi minoritas bahwa Islam itu cinta kebersihan dan peduli terhadap lingkungan. Kepedulian terhadap kebersihan dilakukan dengan mengumpulkan sampah di sekitar lokasi keberangkatan haji di area Bandara Internasional Hat Yai Thailand.

Volunter tersebut mengundang sekolah, salah satunya adalah Shangkom Islam Wittaya School. Selain pihak sekolah, acara itu dihadiri pejabat pemerintah dan para mahasiswa.

Para siswa mengumpulkan sampah dengan menggunakan kantong plastik yang disediakan oleh panitia. Selain itu, pemilahan sampah dilakukan antara sampah yang bisa didaur ulang dan yang tidak bisa didaur ulang.

Kegiatan ini rutin dilakukan setiap musim keberangkatan haji. Sekolah-sekolah Islam memiliki giliran masing-masing. Tujuan utamanya adalah untuk menjaga silaturahim dan juga persatuan umat muslim di daerah Thailand Selatan yang meliputi Patani, Yala, Songkhla, dan lain-lain.

Selain kegiatan tersebut mempertemakan sekolah-sekolah muslim, juga menyinergikan hubungan masyarakat Islam dengan pemerintah Thailand mengingat negara yang dijuluki Negeri Gading Putih ini mayoritas penduduknya beragama Buddha.

Sayang memang, sebagian besar warga di sana kesulitan bertutur dengan bahasa internasional Inggris sehingga sedikit menghambat data-data yang ingin saya gali. (Ram/Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here