Cermin Diri #124: Sujud Sahwi

0
199
Foto diambil dari Itstime.id

KLIKMU.CO

Oleh: Mushlihin*

Malam Ramadan ketiga aku diangkat sebagai imam salat tarawih di musala Al Falah. RT 1 RW 4. Luas bangunannya 32 m. Tahun didirikan 1942.

Aku galfok, kependekan dari gagal fokus. Seharusnya duduk tahiyat akhir. Tapi aku malah berdiri. Diingatkan dengan subhanallah oleh makmum perempuan. Seketika aku duduk tahiyat akhir. Terus sujud sahwi, baru salam.

Setelah itu aku berbalik ke jamaah dan berkata. Syakir Jamaluddin (2016) menjelaskan. Sujud sahwi adalah sujud dua kali yang dilakukan sebelum salam karena lupa atau ragu dalam gerakan salat. Tentu wajar jika sebagai manusia kadang kita gagal fokus. Nabi Muhammad SAW pun pernah lupa.

Saya ini manusia biasa seperti kalian juga. Kadang saya lupa sebagaimana kalian juga. Maka jika saya lupa, kalian ingatkan saya. (HR. Bukhari Muslim).

Secara rinci tata cara sujud sahwi sebagai berikut:
Pertama, jika lupa kelebihan jumlah rakaat. Maka setelah salam disunnahkan sujud dua kali dalam keadaan duduk dengan bertakbir setiap kali sujud. Kemudian salam lagi.

Kedua, jika lupa dalam keadaan sudah salam sebelum sempurna jumlah rakaatnya, maka wajib menyempurnakan sisanya. Kemudian setelah salam disunnahkan sujud dua kali kemudian salam lagi.

Ketiga, jika lupa dengan meninggalkan rukun salat, maka disunnahkan sujud dua kali sebelum salam.

Keempat, jika ragu apakah sedang mengerjakan rakaat ketiga atau keempat, dan sama sekali tidak memiliki keyakinan yang mantap, maka pilihlah rakaat yang minimal. Kemudian sempurnakan sisanya. Lalu sujudlah dua kali sebelum salam.

Kelima, jika ragu kemudian memiliki keyakinan yang lebih kuat kepada rakaat yang lebih banyak, maka setelah salam tetap disunnahkan sujud dua kali kemudian salam.

Jamaah selanjutnya bertanya tentang bacaan sujud sahwi. Sementara yang kuketahui adalah
سبحان من لاينام ولايسهو
Maha suci Dzat yang tidak pernah tidur dan lupa.

Boleh juga membaca doa sujud biasanya. Adapula yang cukup sujud saja tanpa membaca apa pun. Karena memang tidak ada riwayat yang sahih.

*PRM Takerharjo Solokuro Lamongan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here