Cermin Diri #139: Kayak Tokek

0
257
Ilustrasi

Oleh: Mushlihin*)

KLIKMU.CO – Tengah malam Ami menyalakan lampu dapur. Betapa kagetnya ada tokek merayap dekat sakelar. Ami ambil gawai dan memotretnya. Sial binatang yang kulitnya kasap berbintik-bintik bersembunyi di balik lemari.

Ami memaklumi. Tak sampai hati memusnahkan hewan bersuara keras yang belasan tahun hidup di rumah Ami. Meski bikin geram seisi penghuni rumah. Karena muncul di kala senja dan malam hari.

Selanjutnya Ami masuk kamar mandi. Darah seakan mendidih, ada kotoran tokek mengandung bakteri di lantai dan kulah. Ami berusaha tak sakit hati. Justru wawas diri. Seolah mengingatkan Ami agar rajin bersih-bersih. Sekaligus mengganti daun jendela yang tak layak pakai.

Menurut kabar yang beredar, tokek disebut-sebut mampu mengobati penyakit akut seperti gagal ginjal, HIV, dan AIDS serta virus jahat. Melalui air liur dan empedunya. Karenanya kasihi dan sayangi. Pasti kita nyaman dan aman bersamanya. Laksana pawang, yakni orang yang memilki keahlian istimewa dalam menjinakkan hewan berbahaya.

Untuk mengusir kepenatan usai kuras kulah dan perbaiki jendela, Ami bermain sambil guyon. Ditemani nenek, ibu, ayah dan anak. Namun nenek masih nampak amarahnya. Beberapa menit kemudian tokek yang kaya akan mitos itu berbunyi keras beberapa kali.

Selepas bunyi pertama, si anak jenaka bilang, “ayah kayak…” Tokek pun bunyi untuk yang kedua kali.

Si anak kocak bilang lagi, “ibu kayak …” Tokek berbunyi pula untuk yang ketiga kali.

Giliran si anak lucu itu bilang, “nenek kayak …” Tokek berhenti bersuara. Nenek sangat riang. Karena tidak kayak tokek.

Anak yang dikenal banyol ini tak habis akal. Dia malah bilang, “Pantas saja tokek diam, takut dimarahi nenek. Makanya nek, jangan marah-marah melulu. Tokek saja takut, apalagi ayah, ibu dan aku.” Tawa bahagia mereka pecah.

*Guru MAM 8 Takerharjo Solokuro Lamongan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here