Cermin Diri #17: Derita Kekenyangan

0
83
Foto makan besar diambil dari womantalk.com

KLIKMU.CO

Oleh: Mushlihin*

Makan dan minum terlalu kenyang bikin badan kesakitan. Kaki nyeri asam urat tak bisa jalan. Perut mual, mulas dan ingin buang air terus-terusan. Tangan kanan stroke tak bisa digerakkan. Dada sesak dan jantung berdetak kencang. Gatal dan serak pada tenggorokan. Mulut muntah mengeluarkan sisa makanan. Gigi ngilu tak berkesudahan. Hidung berair, ingusan dan mimisan. Mata merah dan sulit terpejam. Kepala pusing nyut-nyutan, mempercepat tumbuhnya uban.

Berawal dari sarapan pagi yang menggoda selera. Iwak peyek sego jagung, kata orang Jawa. Ditambah ikan mas dan nila. Disertai sambal dan sayuran segar menggoyang lidah. Semua menu hidangan habis tak tersisa.

Tengah hari diajak tetangga kerja bakti. Memperbaiki rumah yang sudah berlangsung beberapa hari. Disuguhi aneka jajanan bergizi. Masih beruntung mampu ditolaknya dengan kerendahan hati. Namun terus dipaksa untuk menyantap atau mencicipi.

Setelah itu menghadiri musyawarah di madrasah. Disajikan makan siang gratisan alias cuma-cuma. Menu makanan dan minuman beraneka rasa. Dipilihlah garang asem kepala manyung, kepiting dan rajungan serta sari laut lainnya. Sedang minuman yang diteguk ialah segelas es siwalan yang ditaburi gula merah dari wilayah pantura. Waduh, sayang jika tak disantapnya.

Sore harinya ada lagi undangan sosialisasi calon DPR dan Dewan Pimpinan Daerah. Yang insyaallah pemilihannya akan digelar April tahun 2019 di seluruh Indonesia. Nah, dalam rangka mencari dukungan sebanyak-banyaknya, para peserta dijamu dengan istimewa. Kue sekotak, air meneral satu liter, buah dan beras kencur produk unggulan desa. Tak ketinggalan kuliner soto Lamongan yang mendunia. Sungguh rugi kalau tak dinikmati dan didiamkan begitu saja.

Saat itulah tubuh mulai sempoyongan. Hampir jatuh pingsan. Akibat makan kekenyangan atau terlalu kenyang alias berlebih-lebihan. Padahal itu semua terlarang. Sebagaimana tertuang dalam al quran.

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan. Surat Al-A’raf, ayat 31 juz 8.

Secepatnya dia pulang usai acara dan singgah di sebuah toilet untuk meredam sakitnya. Selanjutnya salat asar berjamaah. Keadaan tubuh pulih seperti sedia kala dan lega rasanya.

Sampai di rumah termenung, bahwa sebenarnya sudah sering dengar dan hafal ayat tentang larangan berlebih-lebihan. Tapi tak pernah dihiraukan. Sesudah mengalami dan merasakan kesakitan, baru tumbuh kesadaran tentang kebenaran isi dan meningkatkan keimanan terhadap al quran. Khususnya agar jangan terlalu kenyang menikmati hidangan kesukaan.

*Sekretaris PRM Takerharjo Solokuro dan guru SMPN Karanggeneng Lamongan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here