Cermin Diri #58: Waluh dari Sepupu

0
240
Foto diambil dari dokumen pribadi penulis

KLIKMU.CO

Oleh: Mushlihin*

Zahid terbangun. Melihat Ardan datang membawa minum. Yang dibeli dari warung. Tak sabar ingin mengulum. Jakunnya naik turun.

Mereka adalah sepupu. Hubungan kekerabatan antara anak-anak dari dua orang bersaudara. Yakni saudara senenek.

Kecerian mereka membuat orangtua bahagia. Karena di kala sendiri biasanya manja. Kurang baik sikapnya.

Selain itu mereka lebih mandiri. Rajin mandi tanpa dimarahi. Makan tanpa disuapi. Mau bersih-bersih tanpa diomeli. Berlarian kesana kemari. Namun mawas diri.

Ketika azan berkumandang, langsung wudlu. Pakai baju baru. Sudi dibantu ibu. Yang melihatnya menjadi terharu.

Sepulang jamaah mereka berpisah. Istirahat di rumah. Raut muka Zahid nampak gelisah. Tetapi hanya sementara.

Wajah Zahid kembali merona. Kedatangan Shakeel si batita. Sepupu silang anak dari saudara perempuan ayah.
Berbagai mainan ditawarkannya. Bola, mobil dan sepeda roda dua. Beraneka jajan disuguhkannya. Beserta minuman kesukaannya.

Budi baiknya dibalas seketika. Bibi tiba membawa buah. Hasil panen dari kebunnya. Nikmatnya tak terkira.

Labu namanya. Buah berdaging yang bagian luar kulitnya keras menjangat. Berasal dari bakal buah terbenam. Berdaun buah tiga. Tetapi kemudian hanya berongga satu serta berbiji banyak. Terdapat pada suku timun-timunan. Banyak macamnya. Cucurbitaceae. Seperti labu air dan labu putih. Lagenaria leucantha. Misalnya labu ambon dan labu merah. Lalu cucurbita moschata.
Bentuk buahnya beragam. Bulat, bulat pipih, lonjong, atau berbentuk botol. Mempunyai daya awet sangat tinggi. Dimasak sebagai sayur, dibuat dodol, manisan, kolak dan selai. Juga dapat dijadikan tepung. Bijinya dibuat kuaci.

Orang desa menyebutnya waluh. Cucurbita pepo. Waluh siam. Tanaman merambat pada tanaman lain atau di para-para yang dapat mencapai panjang beberapa meter. Buahnya menyerupai buah avokad. Tetapi tidak rata atau berbelimbing. Berkulit tipis dengan daging buah tebal. Bergetah, banyak airnya dan berbiji satu. Warna buah hijau keputih-putihan dan daging buahnya putih bersih.

Selanjutnya sechium edule. Buah labu siam taiwan. Labu jenis hibrida. Ukuran buahnya kecil. Daging buahnya padat dan berwarna kuning. Lebih manis daripada labu bokor. Labu yang buahnya panjang mirip ular.

Penjelasan panjang lebar di atas mengandung dua maksud. Jalin hubungan kekerabatan. Manfaatnya tak terbilang. Dibayar kontan. Sekaligus sebagai tanda kesempurnaan iman seseorang. Sabda Rasulullah: “Tiada sempurna iman seseorang dari kamu sekalian sehingga ia mencintai untuk saudaranya sebagaimana ia mencintai untuk dirinya sendiri.”

Berikutnya berlombalah dalam kebaikan. Karena kebaikan yang kita suguhkan akan dibalas dengan yang lebih baik. Allah berfirman :
مَنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا مِّن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤۡمِنٞ فَلَنُحۡيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةٗ طَيِّبَةٗۖ وَلَنَجۡزِيَنَّهُمۡ أَجۡرَهُم بِأَحۡسَنِ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ
Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (Surat An-Nahl, ayat 97).

*Penulis buku Guru yang Dirindu. Penerbit Istambul 2019. Juga kepala SMP Muhammadiyah 5 Karanggeneng Lamongan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here