Cermin Diri #69: Upacara Sekolah Upaya Cinta Negara

0
237
Foto suasana upacara di halaman perguruan Muhammadiyah Takerhajo, Solokuro Lamongan diambil dari dokumen pribadi penulis

KLIKMU.CO

Oleh : Mushlihin

Waktu pagi hari saat matahari sepenggalan naik, wakil kepala urusan kesiswaan dipercaya sebagai pembina upacara. Pada MTs dan MA Swasta. Meliputi pengibaran bendera merah putih, menyanyikan lagu Indonesia Raya, baca Pancasila dan mengheningkan cipta mengingat jasa pahlawan. Para peserta umumnya tertib. Tak ada yang terlambat. Sungguh hebat dan khidmat.

Kemudian seragamnya lengkap. Beratribut, bedge, pakai sabuk, berkancing dan bersepatu serta berkaos kaki. Nampak bersih, rapi dan indah dipandang mata. Sang pembina berucap, bahwa itu sejalan dengan perintah Alquran surat ketujuh ayat 31 agar berpakaian yang bersih dan indah.

Suka berbaju dan bersepatu yang bagus bukan kesombongan. Menukil hadis riwayat Muslim “Tidak masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan meski sebesar atom. Para sahabat berkata, sesungguhnya ada seseorang yang menyukai baju dan sepatu bagus. Nabi bersabda: sesungguhnya Allah maha indah dan menyukai keindahan. Kesombongan itu menolak kebaikan dan merendahkan sesama manusia.”

Menolak kebaikan umpamanya malas ngaji, ogah belajar, enggan bersih diri dan tak mau literasi. Sedang merendahkan sesama contohnya memfitnah, menghina, menyakiti, melukai, berkelahi, merusak, mencuri, menodong dan pelecehan.

Setiap warga sekolah yang sengaja melakukan pelanggaran di atas, dikenai sanksi berat. Dimutasi. Karena siapapun tidak menyukai kesombongan. Sementara yang tak berpakaian rapi, apalagi terkena najis dan kotor tetap diberi sanksi sedang. Mencuci atau membeli yang baru. Adapun yang tak pakai seragam lengkap semisal kaos kaki masih perlu dikasih sanksi ringan. Yakni dinasihati. Lalu mereka dimaafkan, disantuni dan diampuni.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِنَّ مِنۡ أَزۡوَٰجِكُمۡ وَأَوۡلَٰدِكُمۡ عَدُوّٗا لَّكُمۡ فَٱحۡذَرُوهُمۡۚ وَإِن تَعۡفُواْ وَتَصۡفَحُواْ وَتَغۡفِرُواْ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٞ رَّحِيمٌ
Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Surat At-Taghabun, ayat 14).

Sebaliknya siswa yang berkelakuan baik patut dipuji. Didokumentasikan dan diberi penghargaan.

Semoga dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan tata tertib siswa dan sanksi pelanggarannya maupun pemberian hadiah ketika upacara, mampu membentuk generasi berwawasan keislaman dan keilmuan. Disamping unggul dalam prestasi, terdidik dan berbudaya serta memiliki etos kerja yang tinggi.

Dengan demikian siap menjadi warganegara yang baik. Cinta negara. Sanggup melanjutkan perjuangan pahlawan. Mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan inovatif serta berkemajuan. Sehingga mengharumkan nama bangsa Indonesia. Mencapai baldataun thaiyibatun warabbun ghafur.

Lamongan, 8 Dzulhijjah 1440 H

*Aktivis Muda Muhammadiyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here