Cermin Diri#138: Menulis Menguatkan Hafalan

0
193
Foto diambil dari Republika

KLIKMU.CO

Oleh: Mushlihin*

Diceritakan bahwa sebagian murid Maroko menuliskan hafalan Alquran di atas papan kecil masing-masing. Setelah mereka hafal di luar kepala, baru tulisan tersebut dicuci dengan air. Langkah itu sangat efektif. Seperti tertera dalam Quran Hafalan Kemenag 2014.

Kemudian kutiru dan praktikkan. Setiap ayat pilihan yang hendak kuhafal, kutulis di kertas. Lalu kutempel di dinding kamar tidur. Sehingga ayat itu gampang terlihat dan diingat.

Kadang juga ayat itu kusalin dalam buku harian. Pun sering kuketik dan kusimpan di gawai, supaya ewaktu-waktu mudah dicari.

Usaha itu wajib kulakoni. Untuk merawat sedikit hafalan yang telah kucicil sejak usia dini. Setidaknya berguna untuk menyempurnakan rukun salat. Yakni membaca Fatihah dan surat lainnya. Pun lantaran bagi kaum pria yang berhak menjadi imam adalah yang paling pandai membaca atau hafal Alquran.

Saat salat merupakan kesempatan emas menghafal. Jangan sampai kusia-siakan. Meskipun surat pendek. Syukur mampu menuliskan kandungannya. Apalagi bisa mengamalkan, tambah kian bercahaya.

Diriwayatkan Tirmidzi, “orang yang tidak mempunyai hafalan Alquran sedikit pun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh.” Dengan kata lain orang yang hafal walau satu ayat, bagaikan rumah mewah nan kukuh.

Oleh karena itu, Ya Allah, ingatkan hamba terhadap apa yang telah hamba lupakan dari Alquran. Ajarilah hamba apa-apa yang belum hamba ketahui dari Alquran. Anugerahkanlah hamba kemampuan untuk senantiasa membacanya sepanjang malam dan siang. Jadikan Alquran hujah yang menyelamatkanku ya Rabbal alamin.

*Guru MAM 8 Takerharjo Solokuro Lamongan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here