Cermin Diri#188: Terima Srikaya Setelah Khotbah

0
116
Foto diambil dari dokumen pribadi penulis

KLIKMU.CO

Oleh: Mushlihin*

Malam Jumat Pon, seorang takmir masjid Bluri menghampiri saya. Ia meminta saya bersedia khotbah. Saya berkata insyaallah. Saya segera memilih materi tentang salat Jumat sesuai syariat. Saya mengetik di laptop dan saya transfer ke HP serta media online.

Jumat pukul 10.30, saya mandi, memakai wewangian, berpakaian paling bersih dan bermasker. Saya keluar rumah mengendarai motor melewati jalan raya Takerharjo Banyubang. Saya tiba di masjid Bluri pukul 11.40. Takmir telah menunggu harap-harap cemas. Ia khawatir saya tidak hadir. Sebab tahun 2000 silam saya disuruh mewakili khotib lain, dan saya mangkir. Maka salat Jumat bubar. Karena tidak satupun jamaah yang berani naik mimbar.

Saya salat tahiyatul masjid. Takmir menyalakan pengeras suara pertanda waktu zuhur. Saya naik mimbar dan mengucapkan salam. Muazin langsung mengumandangkan azan. Para jamaah menjawabnya dalam hati. Lalu saya menyampaikan rukun khotbah. Diantaranya membaca hamdalah, salawat dan salam kepada Rasulullah, berwasiat iman dan takwa serta mengupas satu ayat 9 surat Jumat. Saya duduk sebentar. Saya menyampaikan khotbah kedua seraya berdoa. Lantas saya mengimami salat dengan membaca surat Al-Balad dan As-Syams.

Selepas berzikir, saya salat dua rakaat. Saya dijamu hidangan istimewa berupa nasi putih, sayur lodeh, ikan laut, kacang kapri dan sebotol teh. Saya sangat menikmatinya. Saya pun pulang dan diberi sebakul srikaya. Perdu yang tingginya 2—7 m. Buahnya berbentuk bundar. Kulit luarnya kasar bermata banyak dan berwarna hijau keputih-putihan. Daging buahnya berwarna putih, kasar, berbiji banyak, dan manis rasanya. Bahkan seorang jamaah warga negara Malaysia yang sedang mengunjungi kerabatnya menghadang saya di parkir. Ia mengulurkan amplop bersisi mata uang ringgit. Khotib lain yang saya bilangi merasa iri, sembari berujar “engkau bernasib mujur.”

*Khotib Takerharjo Solokuro Lamongan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here