Cermin Diri#189: Bacaan Basmalah, Keras Oke Pelan Sae

0
60
Foto diambil dari dokumen pribadi penulis

KLIKMU.CO-

Oleh: Mushlihin*

Saya menjadi makmum dalam salat magrib di masjid Al Jihad Muhammadiyah Takerharjo. Imam membaca basmalah dengan dipelankan. Saya melanjutkan jamaah isya. Imam membaca basmalah dengan dipelankan juga. Sementara ketika saya menjadi makmum salat subuh, imam membaca basmalah dengan dikeraskan.

Saya pun mengikuti kuliah subuh. Pendakwah menjelaskan tentang bacaan basmalah. Pendakwah mengukuhkan putusan tarjih Muhammadiyah. Basmalah dalam salat subuh, magrib dan isya boleh dikeraskan atau dipelankan. Sedangkan salat zuhur dan asar bacaannya harus dipelankan.

Hadis yang menyebutkan bahwa Nabi SAW membaca basmalah yaitu jalur Abu Hurairah dan Ummu Salamah. Nu’aim salat di belakang Abu Hurairah. Bacaan basmalah Abu Hurairah dikeraskan. Ummu Salamah jua ditanya tentang bacaan basmalah Rasulullah. Ummu Salamah menjawab. Bacaan basmalah Rasulullah dipotong per ayat. Maksudnya adalah Rasulullah membaca bismillahirrahmanirrahim, al-hamdulillahi rabbil-alamin dan seterusnya.

Adapun hadis yang menyebutkan bahwa bacaan basmalah Rasulullah dipelankan yaitu dari jalur Aisyah dan Anas. Aisyah mengatakan Rasulullah salat dengan bacaan al-hamdulillahi rabbil-alamin. Anas juga mengatakan pernah salat di belakang Rasulullah, Abu Bakar, Umar dan Usman. Anas tidak mendengar seorang pun dari mereka membaca bismillahir-rahmanir-rahim.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan. Bacaan basmalah, keras oke dan pelan sae. Semoga dengan bacaan basmalah, membuat pekerjaan kita berguna dan tidak hilang manfaatnya.

*SekretarisPRM Takerharjo Solokuro Lamongan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here