Dakwah Islam Itu Mengajarkan Tauhid ke Masyarakat

0
195
Khusyu': Peserta pelatihan menyimak dengan seksama materi yang disampaikan.(Foto:Habibie)

KLIKMU.CO – Dakwah Islam sejatinya ialah mengajak manusia kepada ajaran Islam dengan memberikan pengertian kesadaran akan kebenaran ajaran agama Islam. Sehingga masyarakat dapat menginsafi kebaikan, kelebihan, dan keutamaan agama Islam.

Demikian yang disampaikan wakil ketua Majelis Tarjih Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya, Imam Syaukani, dalam acara Pelatihan Mubaligh Muda Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya di Hotel New Start, Jl Raya Trawas Dusun Slepi Desa Ketapen Rame Trawas Mojokerto. Pada kegiatan yang dilaksanakan Sabtu-Ahad (28-29/4) itu, Imam Syaukani menjelaskan amar makruf sejatinya menyuruh orang atau masyarakat mengerjakan apa saja yang makruf (dikenal baik) menurut ajaran Islam di seluruh aspek kehidupan. Sementara, nahi munkar berarti mencegah orang atau masyarakat mengerjakan apa saja yang dilarang (dikenal buruk) menurut ajaran Islam dalam aspek kehidupan.

“Tujuan dan cita-cita perjuangan Persyarikatan Muhammadiyah secara mutlak adalah Terwujudnya masyarakat yang sejahtera, aman, damai, makmur dan bahagia atas dasar keadilan, kejujuran, persaudaraan, gotong royong, dan tolong-menolong dengan bersendikan hukum Allah swt,” Katanya.

Menurut Imam, begitu ia disapa, masyarakat Islam yang sebenar-benarnya merupakan rahmat Allah swt bagi seluruh alam, yang akan menjamin keadilan, persamaan, keamanan, keselamatan dan kebebasan bagi semua.

“Yakin dengan tujuan, sasaran dan sarana dakwah. Sejak berdiri sampai sekarang dan yang akan datang, misi Muhammadiyah adalah menegakkan Tauhid murni. Karena Muhammadiyah yakin bahwa tauhid murni adalah ajaran Allah swt sendiri,” ujarnya

Masih kata Imam, dengan demikian Muhammadiyah yakin bahwa dengan mengajarkan tauhid murni, berarti Muhammadiyah telah menyelamatkan manusia agar tidak dimurkai Allah swt. Mengajarkan Tauhid murni, lanjutnya, ialah misi suci yang senantiasa mendapatkan rida-Nya. Di samping itu, menurutnya, Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam yang meliputi bidang-bidang akidah, akhlak, ibadah, dan muamalah duniawi.

“Mubaligh Muhammadiyah harus bekerja untuk tegaknya akidah Islam yang murni bersih dari gejala-gejala kemusyrikan, bid’ah dan kurafat tanpa mengabaikan prinsip toleransi nilai-nilai ajaran Islam. Mubalig Muhammadiyah harus bekerja untuk tegaknya nilai-nilai akhlak mulia dengan berpedoman kepada ajaran-ajaran Alquran dan sunah Rasul-Nya,” Paparnya. (Habibie/ Frd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here