DAM IMM Magelang: Bumikan Kepemimpinan Profetik

0
215
Kaderisasi: Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Magelang Terus bergerak bentuk generasi persyarikatan.(Foto: Spesial)

KLIKMU.CO – Pengkaderan tingkat madya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang dicanangkan Pimpinan Cabang IMM Magelang berjalan unik. Pasalnya, pada acara yang bertajuk Darul Arqam Madya (DAM) yang dilaksanakan di gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Magelang, (8-13/5) itu para peserta diwajibkan mengenakan batik.

Menurut panitia acara, Wiwin, kebijakan tersebut diambil sebagai pemaknaan terhadap persatuan. Menurutnya, batik sebagai simbol kebudayaan–layaknya Candi Borobudur–memiliki peran menyatukan masyarakat.

“Batik dan Candi Borobudur sebagai icon acara ini memiliki makna sebagai penyambung kesatuan indonesia. Yang berarti menyatukan pengkaderan, antara satu dengan yg lain saling keterkaitan. Dan lebih menekankan kader agar untun memantapkan trikom IMM,” tukas Wiwin.

Di samping itu, dalam acara yang mengusung tema “Aktualisasi Tri Kompetensi Untuk Mewujudkan Kepemimpinan Profetik”, Ketua PDM Magelang, Jumari memaparkan kunci kepemimpinan profetik ala Nabi Muhammad saw. Ia merincikan setidaknya ada lima poin sikap yang dilakukan Nabi Muhammad saw.

“Nabi selalu berkonsultasi kepada wahyu. Keputusannya selalu Merujuk pada Alquran dan hadist. Selanjutnya, meskipun utusan Allah, nabi selalu bermusyawarah dengan para sahabat. Muhammad saw. meskipun punya kewenangan tapi tak sewenang-wenang. Berikutnya, nabi sangat dekat dengan rakyat. Sebutannya adalah sahabat. Selain itu, nabi tetap tenang menghadapi situasi. Dan terakhir, selalu konsisten antara ucapan dan tindakan,” tukasnya.

Selain itu, pada acara tersebut juga mendapat tanggapan dari Jajaran PDM Magelang, Ashrofi. Menurutnya, kader IMM penting dalam membumikan nilai profetik sekaligus melanjutkan dakwah Muhammadiyah.

“Kader IMM sebagai kader persyarikatan yang harus meneruskan perjuangan Muhammadiyah dan memegang teguh ideologi kemuhammadiyahan. Sesuai dengan tema kepemimpinan profetik. Agar menjadi semangat dalam membumikan nilai-nilai keprofetikan menjadi pedoman dalam ideologi ber-IMM,” ujarnya. (frd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here