Debat Capres dan Cawapres, Siapa yang Berpeluang Lebih Unggul? Begini Pandangan Pengamat Politik

0
256
Foto para calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2019-2024 diambil dari google

KLIKMU.CO – Debat perdana Capres dan Cawapres bakal digelar KPU RI nanti malam, Kamis (17/1). Dalam debat kali ini tema yang diangkat adalah mengenai hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi dan terorisme.

Abdus Salam, M.Si Pengamat Politik Kedai Jambu Instinstute mengatakan dari perspektif retorika, Prabowo lebih berapi-api. Sedangkan Jokowi kalem pembawaannya. Pendek kata, masing-masing memiliki gaya sendiri.

“Kalau Prabowo berapi-api energik, tentu dalam panggung akan lebih heroik. Dibanding, gaya Jokowi yang cenderung kalem. Memang, petahana kan bukan orator,” katanya.

Salam meyakini, debat dipastikan bakal seru. Rematch tersebut pastinya Jokowi lebih diunggulkan dari aspek pengalaman sebagai petahana.

“Saya kira ini soal artikulasi bahasa yang beda antara dua tokoh bangsa ini,” jelas Salam.

Pandangan cerdas juga disampaikan Dr Mahsun Jayadi, M.Ag Ketua PDM Kota Surabaya. Bagi Mahsun apakah debat kandidat yang hanya dalam hitungan menit itu akan mampu mempengaruhi elektabilitas capres cawapres? Katanya,
jawabannya tergantung pada seberapa kualitas capres cawapres menyuguhkan rencana program dalam bingkai retorika yang rasional dan simpatik.

“Bagi petahana, akan menghadapi masalah ketika masyarakat sudah membaca dan mencermati kinerja petahana selama periode ini,” papar Kyai Mahsun.

Pendek kata, sambung Mahsun masyarakat akan terbelah dua. Yang mana ada yang tetap mendukung petahana apapun pencapaian nilai kerja. Juga dimungkinkan akan haluan arah dukungannya karena penantang.

Kyai Mahsun menambahkan, bagi capres cawapres penantang juga menghadapi masalah. Sebagian akan dengan bersemangat mendukung karena program yang ditawarkan bagus. Disisi lain, dimungkinkan ragu karena belum punya pengalaman,” pungkas Wakil Rektor III UMSurabaya. (Abd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here