DesignG45 #16: Indahnya Menjadi GenQ45

0
220
Masa Depan: Para santri utusan pondok pesantren muhammadiyah surabaya yang disiapkan untuk menjadi GenQ45 diambil dari dokumen majelis pelayanan sosial Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya

KLIKMU.CO

Oleh: Gus Imsap*

Menjadi generasi qurani adalah sebuah pilihan. Generasi qurani adalah generasi pilihan, merekalah yang kelak akan menjaga kitab Allah, yakni Al Quran.

GenQ ’45 adalah para tunas Generasi qurani yang akan bersinar terang di tahun 2045. Mereka bukan hanya bisa membaca dan memahami Alquran, namun tugas mereka juga menghafal dan berperilaku sesuai tuntunan Al Qur’an serta mengaplikasikan ayat ayat mulia tersebut sesuai dengan zamannya.

Mengapa dalam diri genQ harus ditanamkan nilai dan ayat-ayat Al Quran.
Berikut jawabannya:

Pertama, Kota mekkah. Dahulu kota ini adalah kota biasa saja. Bahkan masa sebelum kedatangan Islam dikenal dengan zaman jahiliyah. Pada saat itu masyarakat Arab jahiliyah mempunyai kebiasaan-kebiasaan buruk seperti meminum minuman keras, berjudi, dan menyembah berhala,bahkan Bangsa Arab saat itu pada umumnya berwatak berani, keras, dan bebas. Namun setelah diturunkannya Al Qur’an di kota tersebut kota itu menjadi al Makkah al-Mukarramah (Arab: مكة المكرمة‎) yaitu merupakan sebuah kota utama yang dimuliakan di Arab Saudi.

Bahkan Kota ini menjadi tujuan utama kaum muslimin dalam menunaikan ibadah haji yang jumlahnya jutaan orang. Begitu hebatnya kekuatan Al Qur’an.

Kedua, Nabi Muhammad. Sebelum diturunkannya Al Quran, yang pertama kali yakni surat Al Alaq, Muhammad muda adalah masih manusia biasa saja. Namun setelah wahyu Allah itu ditanamkan dalam diri Muhammad,maka saat itu pula ia diangkat oleh Allah menjadi seorang Rosul dan di dalam jiwanya telah tertanam seluruh ayat-ayat Allah. Bahkan ia menjadi hamba Allah yang istimewah, pemimpin umat sepanjang masa.

Ketiga, Ramadhan. Dahulunya adalah bulan biasa, namun setelah Al Quran diturunkan di bulan tersebut, Ramadhan adalah bulan yang istimewa, bulan yang suci, setiap amalan di bulan itu dilipatgandakan oleh Allah. Bahkan bulan tersebut sebagai moment umat islam untuk membakar dosa yang ada pada diri umat islam yang telah berpuasa Ramadhan.

Keempat, Lailatul Qadr. Dahulunya malam di bulan Ramadhan juga malam yang biasa, seperti malam-malam bulan Ramadhan pada umumnya. Namun, saat malam di bulan Ramadhan itu diturunkan Al qur’an didalamanya,maka malam tersebut menjadi malam yang istimewa, yakni malam seribu bulan (malam lailatul Qadr). Barang siapa yang beramal baik di malam tersebut,tercatat pahalanya seperti malam 1000 bulan.

Mungkin, saat ini anak kita adalah anak yang biasa saja. Akan tetapi, jika anak kita sudah tertanam Al Qur’an di dalam jiwanya, maka anak kita bisa menjadi anak pilihan atau anak anak yang diistimewakan oleh Allah.

*Kepala SMP Muhammadiyah 9 Surabaya dan Inisiator Sekolah Akhlak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here