Dewan Masjid Perbolehkan Shalat di Masjid, tapi dengan Syarat…

0
298
ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia H.M. Jusuf Kalla (medcom.id)

 

Pimpinan  Pusat Dewan Masjid Indonesia memperbolehkan membuka masjid untuk shalat wajib lima waktu maupun Jumatan, tapi dengan tetap mengikuti perkembangan  informasi penularan Covid-19 di daerah setempat. Itulah salah satu poin yang disampaikan melalui Surat Edaran Ke-3 Masjid dan Jamaah dalam Keadaan New Normal, Sabtu (30/5/2020).

Surat itu ditujukan kepada seluruh jajaran pimpinan wilayah, daerah, kecamatan, ranting DMI, dan DKM/takmir seluruh Indonesia. Keputusan ini juga mengacu pada Surat Edaran Menteri Agama No SE.15/2020 dan Fatwa MUI No 14/2020.

”Untuk menjaga keselamatan jamaah, masjid harus memberlakukan protokol cegah tangkal Covid-19. Di antaranya jaga jarak minimal 1 meter antar-jamaah, kenakan masker dari rumah, bawa sajadah atau sapu tangan sendiri, atau kelengkapan lain yang diperlukan,” bunyi butir lain SE yang ditandatangani H.M. Jusuf Kalla sekalu ketua umum Pimpinan  Pusat Dewan Masjid Indonesia tersebut.

Berikut surat edaran bernomor 104/PP-DMI/A/V/2020 itu selengkapnya.

EDARAN III NEW NORMAL FIX JK.pdf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here