Di Inggris, Tiap Kamis Warga Support Key Worker yang Tangani Korona

0
219
Yadis Zayin

KLIKMU.CO – Acara Silaturrahim Syawal 1441 H Muhammadiyah Kota Surabaya dengan tema Meneguhkan Dakwah Muhammadiyah di Era New Normal, Kamis malam (28/5/2020) juga dihadiri enam Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM). Dari Benua Asia ada PCIM Malaysia, Turki, dan Taiwan. Sedangkan dari Benua Eropa dan Amerika ada Inggris, Turki, dan Amerika Serikat.

Yadis Zayin dari Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Inggris melaporkan, secara statistik, kurva Covid-19 di Negeri Ratu Elizabeth memang menurun. Misalnya, sebulan lalu kasus per hari sampai 6 ribu, tapi sekarang tinggal 1.600. kasus kematian pernah sampai 1.100. Kini tinggal 120 kematian.

”Pemerintah masih menggalakkan tiga cara menghadapi Covid-19, seperti cuci tangan, pembatasan sosial, dan pakai masker,” terangnya tadi malam.

Untuk pendidikan, pendidikan sekolah akan dibuka lagi pada 1 juni. Yang dibuka mulai TK sampai kelas I SD. SMP dan berikutnya dibuka ke depan. Sementara itu, semua tempat ibadah masih ditutup, gereja maupun masjid.

”Masih harus menahan untuk shalat Jumat atau shalat jamaah di rumah. Untuk ziarah atau mengubur mayat masih diperbolehkan datang, tapi tetap pembatasan sosial. Beberapa minggu terakhir sebelum Idul Fitri, pemerintah memberikan gebrakan kepada umat Islam untuk mengumandangkan azan untuk setiap masjid di seluruh Inggris. Terutama di jantung ibu kota London,” katanya.

Sementara itu, Masjid Is London Mosque memberi pengeras satu suara yang sampai luar biasa dan luas sekali. Ini tanda baru atau new realitas bagi kaum muslim di Inggris.

Di Inggris ada kebiasaan menarik, yakni memberikan keleluasaan dan support bagi key worker atau setara dengan PNS. Dalam setiap Kamis pukul 8 malam semua orang semua keluar rumah bertepuk tangan dan membawa barang yang bisa ditabuh untuk men-support para key worker ini.

”Seperti petugas kepolisian dan kesehatan. Di sini antara pemetintah dan masyarakat saling  menyambut,” ujarnya. (Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here