Di Masa Pandemi Ini, Instagram pun Bisa Jadi Media Pembelajaran

0
6482
Ustadzah Mira, guru bahasa Indonesia SMA Muhammadiyah 4 Surabaya. (Mira/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai membuat masa belajar di rumah diperpanjang yang semula 2 pekan menjadi 4 pekan. Hal ini tentu berdampak pada pembelajaran.

Metode pembelajaran akhirnya dialihkan ke metode daring dengan menggunakan aplikasi-aplikasi pembelajaran seperti Google Classroom, Quipper, Quizzi, dan sebagainya. Pelajar pun diberi kemudahan untuk menggunakan aplikasi belajar online yang sebelumnya berbayar kini dapat diakses secara gratis.

Meski demikian, nyatanya pembelajaran daring tetap tak seefektif pertemuan langsung di kelas. Banyak kendala yang dihadapi siswa, terutama soal jaringan dan ketersediaan waktu untuk berinteraksi dengan guru.

“Kadang-kadang kami masih bingung dengan instruksi yang tercantum dalam aplikasi. Beda dengan (informasi dan instruksi, Red) yang disampaikan langsung oleh guru,” ucap salah satu siwa kelas XI SMA Muhammadiyah 4 Surabaya saat ditanya oleh tim Klikmu.

“Kami juga kangen dengan ustadz/ustadzah di sekolah. Pengin dengar langsung kalau diterangkan,” imbuh siswa yang lain.

Menanggapi hal tersebut, SMA Muhammadiyah 4 Surabaya akhirnya memulai pembelajaran daring via Instagram Live pekan ini. Siswa dapat menonton siaran langsung saat guru mengajar selayaknya di kelas.

Pembelajaran melalui Instagram Live ini kali pertama ditayangkan Selasa (7 April 2020) pukul 10.00 WIB dengan materi pembelajaran bahasa Indonesia untuk kelas XI. Sehari sebelumnya, seluruh siswa diberi informasi mengenai jadwal Live IG yang akan berlangsung melalui grup kelas dan akun ofisial sekolah. Dalam pengumuman tersebut juga disertakan materi dan bahan yang harus disiapkan siswa selama menonton pembelajaran.

“Walau tak terjalin interaksi secara langsung, saya merasa seakan sedang bersemuka dengan anak-anak di kelas. Saya bisa bercerita, mengajar, dan berbagi ilmu melalui siaran langsung ini,” ungkap Ustadzah Mira, pengampu mata pelajaran bahasa Indonesia.

Menurut dia, pembelajaran dengan Live IG ini dapat dikatakan sebagai pengganti tatap muka di kelas. Ada jadwal mata pelajaran, alokasi waktu, langkah pembelajaran, materi, serta penugasan berikut penilaian. “Selebihnya, untuk umpan balik dapat kami pantau melalui Whatsapp Group dan Google Classroom,” imbuhnya. (Mira/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here