Di Surabaya, Dahnil Jenguk Jemaat Kristiani Korban Bom

1
2783
Simpati: Dahnil Anzar Simanjuntak Ketua Umum PPPM saat menjenguk korban bom di Surabaya. (Foto: ICOOL)

KLIKMU.CO – Dahnil Anzar Simanjuntak Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM) bersama Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jatim mengunjungi korban aksi teror bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela Surabaya yang meledak pekan lalu.

Dahnil hadir di kediaman korban aksi bom sekitar pukul 10.30 WIB didampingi M. Syaikhul Islam, MHI Bendahara PWPM Jatim serta Fery Yudi Antonis dan Abdul Kholiq Wakil Sekretaris PWPM Jatim. Hadir pula mendampingi Ketua Karangtaruna Kelurahan Ngagelrejo Surabaya.

Iswadi Prasino (82) warga Ngagel Mulyo 13/35 Surabaya adalah korban aksi teror, Ahad (13/5) lalu, ketika dia akan melakukan misa minggu pagi.

“Terima kasih sudah menjenguk saya dan memperhatikan saya,” kata Iswadi sembari menceritakan peristiwa yang dia alami.

Dia menceritakan, ketika turun dari mobil Grab bersama istrinya dan dua cucunya, tiba-tiba bom meledak.

“Bummmm… bunyinya keras sekali, saya kira ban pecah. Posisi saya baru turun dari mobil, cucu saya terpental dan saat itu wajah saya sudah berlumuran darah. Syukur karena setelah kejadian ada mobil lewat dan saya ditolong dibawa ke RS Internasional,” tuturnya.

Sementara itu, kondisi Vincentiys Eka Bayu (12) dan Theresia Dwi Cahya (12) sudah membaik meski bekas luka mereka masih diperban.

Dalam kunjungan selama lebih dari 30 menit itu, Dahnil menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas kejadian tersebut. Dan dia berharap kejadian itu tidak terulang kembali.

“Saya harap ini merupakan kejadian terakhir, sudah cukup dengan peristiwa keji ini,” ungkap Dahnil.

Dia juga meminta pihak korban tetap sabar, juga menahan supaya tidak terpicu dengan hal-hal yang tidak diinginkan. Kata Dahnil, keberagaman yang terjalin harmonis selama ini jangan sampai pudar oleh aksi tak bertanggung jawab satu kelompok.

“Tetap sabar Pak Iswadi, semoga cepat sembuh dan pulih seperti sediakala,” katanya seraya tidak menghendaki aksi teror itu lantas menjadikan umat Kristiani dan Muslim saling membenci.

Tidak kalah penting, Dahnil menandaskan supaya peristiwa tersebut tidak berimbas kemanan-mana dan tidak diseret ke hal-hal lain yang justru merunyamkan.

“Saya melihat dan mendengar sendiri Pak Iswadi memaafkan dan kelihatannya beliau sudah ihlas,” pungkas Anin, panggilan akrabnya. (Kholiq)

1 KOMENTAR

  1. Mas Dahnil Anzar Simanjuntak yth, Muhammadiyah contoh nyata bertoleransi tanpa hrs teriak2, aku NKRI aku Pancasila

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here