Di Turki Kereta Istanbul-Ankara Mulai Beroperasi, Singapura Buka Masjid tapi Bukan untuk Jamaah

0
393
Ustadz Muhammad Azri Asman

KLIKMU.CO – Acara Silaturrahim Syawal 1441 H Muhammadiyah Kota Surabaya dengan tema Meneguhkan Dakwah Muhammadiyah di Era New Normal, Kamis malam (28/5/2020) juga dihadiri enam Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM). Dari Benua Asia ada PCIM Malaysia, Turki, dan Taiwan. Sedangkan dari Benua Eropa dan Amerika ada Inggris, Turki, dan Amerika Serikat.

Di negara Turki, Ustadz Syamsul Hidayat melaporkan bahwa grafik di Turki sudah menurun. Informasi dari Turki terkait dengan jumlah yang terjangkit adalah meninggal 4.400 orang. Secara grafik, menurut dia, per hari sudah menurun.

”Kebijakan pemerintah mulai Jumat hari ini dibuka jumatan di beberapa masjid dengan protokol standar Covid-19. Di asrama, kami salat Idul Fiti satu kamar, di kamar lain juga begitu,”  katanya.

Ustadz Syamsul Hidayat

 

Selanjutnya, pusat perbelanjaan dua minggu sebelumnya dibuka. Kereta api dari Istanbul (kota bisnis/pariwisata) ke Ankara sebagai pusat pemerintahan dan sebaliknya juga sudah beroperasi. Dengan dibatasi jumlah penumpang.

”Untuk PCIM Turki, kami rapat kerja juga dilakukan via Zoom,” katanya.

Dia juga berharap Muhammadiyah sebaiknya berpikir kritis dan konstruktif dengan memberikan kemampuan kita terhadap penanganan Covid-19.

Bergeser ke Singapura. Ustadz Muhammad Azri Asman melaporan bahwa Muhammadiyah di negeri jiran itu namanya bukan PCIM, tapi jadi ormas sendiri sejak 1997. ”Kami saat ini jadi ormas besar di sini,” ujarnya.

Sementara situasi korona di Singapura cukup bagus. Menurutnya, masjid dibuka dengan limited. Yang dapat dipelajari dari new normal, infak dan zakat sudah dilakukan dengan online. Dia berharap Muhammadiyah dapat memberikan impcat kepada dunia. Situasi ini mengajarkan kita lebih kreatif dan memberikan impact yang besar. ”Muhammadiyah ada di mana-mana,” katanya.

Terakhir, di Singapura masjid masih tutup. ”Pada 2 Juni masjid rencananya dibuka, tapi bukan untuk shalat berjamaah,” tandasnya. (Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here