Di Usia ke-34, UMSurabaya Bangun Mercusuar Peradaban

0
259
Formasi Lengkap: Segenap Pimpinan Universitas Muhammadiyah Surabaya ketika rapat senat.(Foto: Humas Umsurabaya)

KLIKMU.CO – Misi besar Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) menjadi kampus unggul dan terdepan tidak sekedar mimpi. Setelah gedung 13 lantai bernama At Tauhid Tower diresmikan pada awal tahun 2018, kali ini kampus sejuta inovasi tersebut berencana membangun office tower 31 lantai untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan unit bisnis.

Dr. dr. Sukadiono, MM. Rektor UMSurabaya, mengatakan, pembangunan gedung office tower 31 tersebut diperkirakan dimulai pertengahan tahun 2019.

“Maket gedung belum jadi. Ini masih masuk perencanaan,” katanya usai acara Pembukaan Milad ke-34 UMSurabaya, Selasa (10/4).

Pak Suko begitu panggilannya menjelaskan, dana untuk membangun gedung 3 lantai itu diperkirakan menghabiskan sekitar Rp 150 miliar. Uang tersebut bukan hanya berasal dari UMSurabaya, melainkan juga dana sharing dari beberapa bank.

“Dengan bantuan bank bisa ada percepatan pembangunan,” ujar pria kelahiran Jombang ini.

Nantinya, lanjut Suko, 10 lantai gedung tersebut digunakan untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Kemudian lantai 11 sampai 31 sebagai unit bisnis. Unit bisnis ini salah satunya berupa kondotel atau semi hotel yang disewakan.

Dengan adanya unit bisnis itu, UMSurabaya tidak hanya mengandalkan pemasukan dari mahasiswa tapi juga dari unit bisnis yang dibangun tersebut.

Gedung 31 lantai itu akan dibangun di atas tanah yang sekarang digunakan sebagai gedung dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya. Perkiraan waktu pembangunan gedung selama dua setengah tahun.

“Kami punya misi besar, dengan unggul dibanding kampus-kampus lain,” ungkapnya.

Keunggulan ini, kata Suko, baik dari sisi akademi maupun sarana prasarana (sarpras) akademis. Sisi akademis bisa dikatakan pararel dan saling berkompetisi.

“Kalau sarpras, insyaallah sementara kita leading dengan gedung 13 lantai. Mungkin nanti ada kampus lain yang membangun lebih tinggi, tapi kami ingin lebih tinggi lagi,” tukas pria yang juga sebagai Wakil Bendahara PWM Jawa Timur ini.

Suko berharap, gedung 31 lantai tersebut menjadi mercusuar dari UMSurabaya.

“Kesuksesan itu berawal dari mimpi. Nah, mimpi kita membangun gedung tertinggi di antara kampus-kampus se Jatim, baik negeri dan swasta. Biarlah kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) jadi kampus terindah, UMSurabaya jadi kampus tertinggi,” tandasnya.

Selain gedung lantai 13, dalam waktu dekat juga akan dibangun co-working space. Hal tersebut merupakan respon atas revolusi industri 4.0.

Suko, sapaan akrab rektor UMSurabaya juga menambahkan bahwa kampus dipacu untuk terus menggembangkan inovasi dari berbagai sektor. Berangkat dari hal tersebut maka UCS harus hadir sebagai wadah bagi mahasiswa untuk terus memacu diri dalam berinovasi. UMSurabaya Creative Space (UCS) terdiri dari 9 titik, diantaranya adalah: Litterete: Bookstore and coffee, Co-Millenial: Design and videografi, Reading dan Discussion Space, Asia and Europe Corner, Techno-preneurship Space, Career Corner
dan Reading and Discussion Space. (dul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here