Dikdasmen Ingatkan Sekolah agar Jangan Berpuas Diri

0
161
Khatam Susanto mengisi materi di pembinaan guru dan karyawan MI Muhammadiyah 25. (Aksar/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah 25 Kota Surabaya melaksanakan pembinaan guru dan karyawan dalam masa pandemi Covid-19. Acara berlangsung di ruang pertemuan sekolah yang beralamat di Jalan Sidotopo Wetan 1 Dalam Nomor 18, Kenjeran, Surabaya, itu, Sabtu (29/8/2020).

Hadir sebagai pembicara dalam acara ini Ketua Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran Drs H Khatam Susanto MM, Drs H Achmad Jauhari MPd, dan M. Jatim, MA.

Khatam Susanto mengatakan, pihaknya saat ini memberi suntikan semangat kepada seluruh guru dan karyawan MI Muhammadiyah 25. “Ibarat handphone (HP), kalau lama tidak dicas, maka akan mati. Begitu juga dengan Sampean semua. Hari ini kami kembali memberi semangat agar tidak loyo, agar tidak luntur dalam bakerja di MI Muhammadiyah 25 ini, karena diniatkan ibadah kepada Allah Subhaanahuu Wata’ala,” katanya.

Khatam menuturkan, meskipun dalam masa pandemi Covid-19 ini, mereka harus lebih bersemangat dalam melaksanakan tugas melayani murid-murid. “Pembelajaran daring yang dilakukan oleh kita itu betul-betul dilaksanakan secara bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Drs Achmad Jauhari menyampaikan, pendampingan terhadap guru dan karyawan MI Muhammadiyah 25 Kenjeran Surabaya tak boleh dianggap sebagai beban. “Hal ini kami lakukan agar kita masuk surga semua, maka kita harus istikamah dan penuh keyakinan serta kesabaran,” ucapnya.

Dengan keyakinan itulah, lanjut dia, kita akan melayani secara ikhlas dan amanah sehingga MI Muhammadiyah 25 Kenjeran Surabaya semakin berkembang, maju, dan dipercaya masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Dikdasmen PCM Kenjeran Jatim MA mengingatkan agar jangan berpuas diri dengan kondisi lembaga kita saat ini. “Jangan kita mengganggap bahwa saat ini kita sudah mencapai puncak kejayaan, tetapi kita harus merasa kurang, sehingga spirit dalam memajukan sekolah kita MI Muhammadiyah 25 Surabaya tidak pernah luntur dan mundur,” katanya.

“Kita semua harus terus berbenah dengan semangat perjuangan untuk menggapai sesuatu yang kita impikan. Hal itu bukan keniscayaan. Dengan semangat yang kita miliki, keunggulan sekolah MI Muhammadiyah 25 Surabaya bisa kita capai,” tambahnya. (Aksar Wiyono/Habibie/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here