Dikunjungi Dubes AS, Haedar Nashir Berharap Amerika Pelopori Pandangan Positif tentang Islam

0
330
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti (kanan) menerima kedatangan Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Republik Indonesia Sung Y. Kim. (muhammadiyah.or.id)

KLIKMU.CO – Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Republik Indonesia Sung Y. Kim bersama rombongannya bersilaturrahmi ke Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta, Rabu (4/8/2021). Rombongan Dubes AS yang turut mendampingi kala itu adalah Political Counsellor Kyle Richardson, Political Officer Fausto DeGuzman, staf dan penerjemah.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti. Selain itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir beserta Ketua PP Muhammadiyah Syafiq Mughni juga menyambut mereka secara daring.

Pada kesempatan itu, Dubes AS untuk RI Sung Y. Kim mengatakan secara pribadi, dia sangat menghormati Muhammadiyah atas semua yang telah dilakukan oleh Muhamamdiyah kepada Indonesia, dan lebih luas lagi kepada negara-negara lainnya.

“Kami Kedutaan Besar Amerika Serikat sudah memiliki beberapa kerjasama dan merasa terhormat untuk bisa melanjutkan kerjasama itu kembali,” kata Sung Y. Kim.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan terimakasih atas kunjungan Dubes Amerika Serikat bersama rombongannya. Ia mengakui sangat senang karena kunjungan mereka merupakan pengikat dari hubungan yang baik antara Muhammadiyah dengan pemerintah Amerika Serikat, dan juga dengan bangsa Indonesia.

“Kami harap kunjungan ini dapat mempererat kesamaan kita dan juga sekaligus mempererat hubungan kita sekaligus membangun perdamain dunia dan hubungan antar bangsa yang semakin baik untuk kepentingan kemanusiaan universal,” kata Haedar.

Saat itu, ia juga berharap Amerika Serikat memiliki kebijakan multilateral yang menjadikan Indonesia, Asean, dan Asia sebagai bagian penting dari masa depan perkembangan dan kemajuan dunia.

“Di mana Amerika kami harapkan lebih pro aktif dalam multikulturalisme. menjunjung tinggi demokrasi, hak asasi manusia, toleransi dan perdamaian tanpa satu negara merasa terancam oleh negara lain,” pesannya.

Terakhir, Haedar berharap Amerika Serikat memiliki pandangan baru yang lebih ramah dan bersahabat terhadap umat Islam dan dunia Islam.

“Kami berharap yang mulia terus menjalin hubungan dengan Muhammadiyah sebagai bagian dari representasi Islam Indonesia yang modern dan moderat. Dan kami berharap juga di tingkat global, Amerika memelopori pandangan positif terhadap kaum muslimin dan dunia Islam bahwa Islam bukanlah ancaman terhadap siapapun tapi menjadi mitra untuk menegakkan perdamaian dan nilai-nilai demokrasi, Hak Asasi Manusia, toleransi dan perdamaian dunia,” pungkasnya. (RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here