Doa Bersama Jelang Lulus sembari Menyantuni Santri Panti

0
84
Kepala Mudipat Muhammad Syaikhul Islam MHI dan Ketua Panitia Akhir Tahun kelas 6 Bunda Siska Prabawanti AmdKep (kanan) usai memberi santunan kepada santri-santri panti. (Mul/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Mengawal sukses akademik dan kelulusan kelas 6 tahun pelajaran 2020/2021, SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) menggelar Doa Bersama (Virtual) Kelas VI, Sabtu sore (24/4/2021). Acara berlangsung di Auditorium Prof Din Syamsuddin TMB Mudipat yang diikuti seluruh siswa kelas 6 serta seluruh pegawai Mudipat via Zoom. Total peserta tak kurang dari 400.

Doa bersama bertema “Sukses Meretas Masa Depan dengan Akhlaqul Karimah” kali ini dikonsep berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Acara tersebut oleh panitia akhir tahun kelas 6 dikemas dengan menghadirkan 20 santri Panti Asuhan Muhammadiyah KH Mas Mansyur II Pabean, Surabaya.

Acara doa bersama dan sesi motivasi yang dipandu oleh Ustadz Mukhlisin MPdI, kemudian diakhiri dengan pemberian santunan kepada seluruh santri panti tersebut.

“Kami berharap dengan berbagi sebagian rezeki untuk adik-adik (panti), Allah SWT akan meridai dan memudahkan urusan putra-putri kami dalam menghadapi dan menyelesaikan ujian kelulusannya,” tutur Ketua Panitia Akhir Tahun kelas 6 Bunda Siska Prabawanti AmdKep.

Kepala Mudipat Muhammad Syaikhul Islam MHI mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru Mudipat yang mendidik siswa sepenuh hati dari kelas satu hingga kelas 6. Terkhusus guru-guru kelas 6 yang menjadi tim penentu kesuksesan akademik siswa menjelang lulus kali ini.

“Selanjutnya, saya berpesan kepada kalian, anak-anakku. Yang pertama, karena kalian akan purna belajar, kelulusan ini bukan segala-galanya. Ini bukan capaian tertinggi dalam karier belajar kalian. Ini baru tahapan sukses pertama kalian. Maka, pesan Ustadz Syaikhul, tolong ajaran baik dari Mudipat senantiasa diingat dan dilaksanakan dengan baik,” ujar Ustadz Syaikhul.

Tahapan awal kesuksesan ini, tambah dia, telah begitu banyak ajaran baik yang telah dienyam seluruh siswa. Karena itu, harus dijaga dan dilestarikan.

“Kalian diajarkan shalat sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW. Maka, pesan Ustadz Syaikhul, kalian senantiasa diamalkan ajaran shalat sesuai ajaran Nabi itu. Semua ajaran baik dari guru-guru itu lestarikan, dijaga dengan baik,” katanya. (Mul/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here