Donatur Menurun, Panti Ini Produksi Roti BoyPant dengan Harga Miring

0
709
Para santri dan pengasuh mengemasi Roti BoyPant untuk dikirim ke pemesan. (humas panti)

KLIKMU.CO – Pandemi Covid-19 berimbas pada menurunnya penderma/donatur untuk Panti Pesantren Muhammadiyah “KH Mas Mansur II” Surabaya. Namun, panti yang beralamat di Jalan Sampoerna No 1 Pabean Cantian, Surabaya, itu tak patah semangat.

Justru sebaliknya, pengurus dan pengasuh panti tersebut memilih menyalakan lilin ketimbang memaki kegelapan. Yakni dengan memproduksi dan menjual Roti BoyPant. Usaha rumahan itu dimulai sejak awal September 2020 dengan mempekerjakan semua pengurus dan pengasuh serta dibantu para santri.

Kepala Panti Pesantren Muhammadiyah “KH Mas Mansur II” Surabaya Ustadz Fahad SUd mengatakan, ide memproduksi roti adalah untuk menambah kas panti. Ide itu digagas sejak masa awal-awal pandemi Covid-19 menyerang tanah air. Namun, baru terealisasi awal September.
“Alhamdulillah, Roti BoyPant banyak peminatnya. Kami mejual secara online selalu diserbu. Saat ini kami memproduksi 120-an roti setiap hari. Kami batasi segitu dulu karena keterbatasan tenaga juga. Namun, kalau ada pesanan kami juga layani,” ujar Ustadz Fahad.

Roti BoyPant buatan panti ini rasanya enak dan lezat. Adalah roti panggang krim kopi dengan tekstur empuk di dalam dan krispi di luar. Roti ini mirip dengan roti yang kesohor itu. Roti BoyPant sendiri dibanderol dengan harga terjangkau, yakni Rp 4.500 per roti.

“Untuk awal-awal ini, kami masih harga promo,” imbuh Ustadz Fahad.
Dia menambahkan, usaha Roti BoyPant itu diharapkan berkelanjutan dan menjadi usaha tetap panti. Sehingga panti memiliki pemasukan tambahan selain dari penderma/donatur.

“Yang penting lagi, bagi kami produksi roti ini diharapkan bisa menambah skill anak asuh kami. Siapa tahu nanti setelah keluar dari panti keterampilan semacam ini berguna bagi kehidupan mereka,” terang Ustadz Fahad.

 

Inilah Roti BoyPant Produksi Panti KH Mas Mansur Surabaya. (humas panti)

Salah satu santri, Ade Kurniawan, tampak cekatan membantu membuat roti. Dia bersemangat sejak mengaduk adonan hingga memanggang roti. Belakangan ini Ade yang memang anak asuh tertua di panti itu kelihatan gandrung.

“Kami membuat roti di luar jam belajar atau sekolah online. Kalau pesanannya pagi, biasanya habis shalat Subuh kami sudah mulai bikin adonan. Kalau untuk pesanan sore kami bikinnya siang,” ujar bocah kelas 6 SD ini.

Sebagai informasi, Panti Pesantren Muhammadiyah “KH Mas Mansur II” Surabaya mengasuh 10 santri yang tinggal di asrama. Sedangkan santri yang tidak tinggal di asrama berjumlah 40-an anak.

Untuk informasi dan pemesanan Roti BoyPant produksi panti ini dapat melalui saluran telepon 031-999097024 atau WA: 0878-5644-6311. (mul/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here