DPP IMM Serukan Pileg-dan Pilpres Damai, Nadjih Prasetyo: Gunakan Analisa Komprehensif dalam menghadapi Isu Politik

0
414

KLIKMU.CO – Hiruk pikuk dinamika politik kebangsaan saat ini sudah menunjukkan aroma jelang pesta demokrasi April 2019 tahun mendatang. Tensi politik selalu meninggi. Lebih-lebih kali pertama dalam sejarah Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden (Pilpres) dilakukan secara serentak.

Nadjih Prasetyo,S.HI Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) menyampaikan, bahwa pihaknya akan mendukung penuh atas suksesnya penyelenggaraan pemilu tersebut.

“Saya berharap penyelenggara pemilu KPU, Bawaslu, juga aparat TNI-Polri atau pemerintah turut mensukseskan pesta demokrasi yang aman, damai, dan berkeadilan,” tandas alumni UINSA Surabaya ini.

Lebih lanjut, Nadjih menyeruhkan seluruh pemilik hak suara untuk tidak Golput, dan sebaliknya dapat menggunakan hak suaranya sesuai hati dan pilihan masing-masing.

“Saya meminta segenap elemen bangsa menyambut pesta demokrasi dengan penuh gembira, suka cita, dan berkeadaban,” katanya.

Tidak kalah penting, kata Nadjih hendaknya para timses dan pendukung kedua Paslon Capres Cawapres supaya berkampanye dengan beradab, menjunjung etika berbangsa dan bernegara, serta tetap menjaga ukhuwah kebangsaan dan persatuan.

Meski, dia tidak menampik tidak dipungkiri era Medsos saat ini dimanfaatkan sebagai sarana kampanye.

“Karena itu, agar masyarakat dapat menggunakan media sosial dengan bijak, menghindari black compaign, pemberitaan bohong dan menyebarkan ujaran kebencian dalam bentuk apapun,” tandas mantan Ketua Umum DPD Jawa Timur ini. Sebab, semua itu justru akan memicu keretakan sebagai bangsa.

Nadjih juga meminta aparat penegak hukum, khususnya Polri, agar menindak tegas siapapun dan pihak manapun yang melawan hukum terkait kampanye Pileg dan Pilpres ini.

“IMM akan mendukung upaya tegas Polri demi stabilitas dan kondusifitas bangsa di tahun politik ini,” tambahnya.

Nadjih menandaskan, DPP IMM beserta jajarannya di semua tingkatan (kampus, Kabupaten/Kota dan Provinsi) bersikap netral, tidak berafiliasi dengan paslon manapun. “Jika ada pihak yang mengklaim dan mengatasnamakan IMM mendukung Paslon tertentu atau didapati atribut spanduk dukungan IMM kepada Paslon tertentu, maka itu sebagai Illegal dan jelas hoax,” Nadjih menambahkan.

Akan tetapi, IMM tidak melarang anggotanya secara pribadi menentukan sikap atau pilihan politik untuk mendukung Paslon sesuai hati nuraninya dengan tidak membawa nama organisasi.

“Saya berharap elemen bangsa turut menyukseskan pesta demokrasi tahun depan untuk mewujudkan Indonesia yang berkemajuan, adil, sejahtera dan aman. Ia juga menghimbau kepada seluruh kader agar tetap satu barisan dalam menghadapi tahun politik.

“Sebagai kader intelektual hendaknya menggunakan analisa yang komprehensif dalam menghadapi isu-isu politik dihari politik ini,” pungkasnya. (abd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here