Drone Canggih Kampus Putih Bantu Semprot Disinfektan di Pasuruan

0
98
Drone SRI Motodoro Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) saat melakukan penyemprotan disinfektan di Kota Pasuruan.

KLIKMU.CO – Drone SRI Motodoro Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kali ini melakukan penyemprotan disinfektan Kota Pasuruan, Kamis (2/4). Penyemprotan itu dilakukan memutari kota di wilayah Kota Pasuruan. Kerja sama UMM dengan Kodim 0819 Pasuruan ini didukung oleh anggota Gugus Tugas Covid-19 dari Pemerintah Kota Pasuruan, BNPB Kota Pasuruan, serta Polresta Pasuruan.

Hingga saat ini, tercatat belum ada kasus positif korona di Kota Pasuruan. Meskipun begitu, bagi Kota Pasuruan, antisipasi dan waspada guna menekan persebaran wabah Covid-10 selalu jadi yang utama. Karena itu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Pasuruan menggandeng drone UMM yang merupakan rancangan dosen FPP UMM Dr Ir Wahono MT untuk bekerja sama melakukan penyemprotan.

Sasaran penyemprotan berada di wilayah sepanjang jalan protokol Kota Pasuruan meliputi Kecamatan Purworejo, Panggungrejo, Pohjentrek, Bugul Kidul, serta Gading Rejo. Turut hadir Raharto Teno Prasetyo ST (Plt wali kota Pasuruan), Ismail Marzuki Hasani (ketua DPRD Kota Pasuruan), AKBP Doni Alexsander SIK MH (Kapolres Kota Pasuruan), Letkol Arh Burhan Fajari Arfian S.sos (Dandim 0819 Pasuruan).

Komandan Kodim Pasuruan Letkol Arh. Burhan Fajari Arfian, SSos. secara khusus mengapresiasi bantuan UMM dalam pencegahan persebaran wabah Covid-19 ini. “Saya ucapkan sangat-sangat terima kasih atas sumbangsih dan partisipasi dari pihak UMM. Upaya yang kita lakukan setiap hari melalui mobil damkar belum maksimal, memakai drone ini jadi bisa menjangkau semua sisi,” kata Burhan Fajari.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pasuruan Bahrul Ulum menilai drone yang diperbantukan dalam penyemprotan ini sangat smart. “Saya kita kegiatan penyemprotan melalui drone UMM sangat membantu dalam rangka mempertahankan status waspada. Mudah-mudahan, dengan upaya pencegahan ini, di Kota Pasuruan tidak ada warganya yang positif Covid-19, apalagi menularkannnya,” ujar Bahrul.

Selain itu, Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM Dr Ir David Hermawan MP IPM menyampaikan, drone ini sedianya digunakan di bidang pertanian, yakni guna penyemprotan hama di daerah persawahan atau ladang. Namun, di tengah wabah Covid-19, drone senilai kisaran Rp 250 juta per unitnya ini diturunkan untuk melakukan spraying disinfektan. UMM selalu terbuka jika diminta bantuan oleh daerah lainnya.

Selain Drone Motodoro Spraying Robot Indonesia (SRI) untuk aplikasi pupuk dan pestisida, Kampus Putih juga punya drone canggih lainnya. Yakni Motodoro MX berjenis Flying Wing dengan kemampuan yang lebih efisien karena sekali terbang bisa memetakan lahan sekitar 700 hektar. Yang ketiga adalah Farm Mapper yang memiliki kemampuan terbang serta landing vertikal dengan daya jangkau 400-500 hektare.

Kegiatan ini masih akan terus dilakukan oleh UMM dan bekerja sama dengan berbagai forkompimda di daerah-daerah. Tidak hanya di Jawa Timur . Beberapa waktu lalu drone UMM juga diminta Pemerintah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Bentuk pengabdian ini dilakukan UMM untuk bergerak aktif memberikan manfaat untuk semua. Sekaligus sebagai bentuk realisasi tagline, “UMM, dari Muhammadiyah untuk Bangsa”. (Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here