Dua Karya Persembahan Pemuda Muhammadiyah Lamongan di Momen Milad

0
323
Pemenang desain batik bersama Ketua PDM Lamongan dan Ketua, Sekretaris, serta Bendahara PDPM Lamongan. (KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Usai Universitas Muhammadiyah Lamongan dan Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan meresmikan Gedung, PDPM Lamongan tak mau kalah dengan menggelar Launching Batik Pemuda Muhammadiyah dan Aplikasi Sistem Koperasi Terpadu (Sikodu). Peresmian tersebut dikemas dalam acara refleksi Milad Ke-108 Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lamongan pada Rabu malam (18/11/2020).

Ketua PDPM Lamongan M. Anang Nafi’uzzaki mengatakan, kegiatan ini mengusung tema “Generasi Muda dan Masa Depan Muhammadiyah. Menurut dia, Muhammadiyah yang didirikan Muhammad Darwisy alias Ahmad Dahlan telah berkontribusi riil untuk umat, bangsa, dan negara sampai hari ini.

Karena itu, kita perlu merefleksi dan mendalami bagaimana Dahlan di usia muda dengan kondisi geososiopolitik serta ekonomi sebelum negara ini merdeka mampu melahirkan organisasi yang sedemikian hebat sampai detik ini. Spirit itulah, menurut Anang, yang harus menjadi renungan para anggota Pemuda Muhammadiyah sehingga semangat berorganisasi terus berkobar.

“Sebagai Pemuda (Muhammadiyah, Red), tentu semangat dan keberanian dalam berkreasi menjadi penting untuk melanjutkan perjuangan para pendaluhu,” imbuhnya. Dalam refleksi ini, Pemuda Muhammadiyah Lamongan memberikan kado dengan me-launching batik dan aplikasi Sistem Koperasi Terpadu (Sikodu). Zaki, sapaan akrab ketua PDPM Lamongan ini, menambahkan bahwa acara itu sudah disiapkan jauh hari.

“Dua karya ini (batik PM dan Sikodu, Red) kami persembahkan untuk Muhammadiyah dengan maksud bahwa Pemuda Muhammadiyah sebagaimana tujuannya menghimpun, membina, dan menggerakkan potensi pemuda. Maka, ini kami buktikan, potensi-potensi kader harus terus dikembangkan sehingga memiliki nilai yang luar biasa,” paparnya.

KH Drs Shodikin MPd, ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan yang didapuk menjadi narasumber mengatakan, acara ini menjadi bukti bahwa persyarikatan tidak kekurangan kader. Ini saatnya mengapitalisasi sumber daya nonalam.

“Generasi muda harus terus berkarya. Maka, mulai hari ini tagline ‘yang muda yang berkarya’ harus terus digaungkan dan diwujudkan,” tegasnya.

Acara tersebut diwarnai dengan pemberian hadiah kepada Aris Fachrul Rizal sebagai juara I pemenang lomba batik. Pengurus Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Sukodadi itu juga mempresentasikan makna filosofi dari batik yang dibuatnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here