Dulu Penghancur Negara Adalah Senjata, Kini Narkoba

0
318
Stop Narkoba: Muhammad Arifin saat tampil memebrikan penyuluhan tentang bahaya Narkoba di SMP Muven Surabaya. (Foto: Fikri)

KLIKMU.CO – Maraknya penggunaan dan penyebaran narkoba di kalangan pelajar membuat para guru dan orangtua was-was. Karenanya, SMP Muhammadiyah 11 (Muven) Surabaya mengadakan sosialisasi untuk mencegah penyalahgunaan barang haram tersebut, Sabtu (7/4) pagi.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Bintang Ramadhan kelas VII-B berlangsung secara khidmat. Lebih-lebih acara berlangsung di Masjid At-Taqwa Dupak Bangunsari.

Agenda yang dimulai pukul 08.00 WIB itu, mengusung tema ‘Silaturrahim dan Sosialisasi Bahaya Narkoba’ tersebut melibatkan para siswa beserta orangtuanya.

Suhartini M.Pd. Kepala SMP Muven dalam sambutannya menyatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menguatkan peran orangtua dalam hal pencegahan narkoba.

“Orangtua sangatlah berperan penting dalam memantau putra-putrinya. Karena itu, hendaknya setiap perilaku anak bapak-ibu sekalian benar-benar diperhatikan,” ujar alumnus Pascasarjana UMSurabaya tersebut.

Muhammad Arifin, M.Ag. Narasumber Penyuluh narkoba tersebut menyatakan bahwa cara menghancurkan suatu bangsa pada masa kini berbeda dengan masa lalu.

“Dulu cara menghancurkan suatu bangsa adalah dengan senjata. Namun, sekarang berbeda. Suatu bangsa bisa dihancurkan dengan cara memberinya pil atau serbuk narkoba terutama di kalangan pemuda,” tuturnya.

Pada sosialisasi tersebut para siswa dan orangtua ditunjukkan berbagai tayangan tentang narkoba. Mulai dari data kasus penyalahgunaan narkoba, modus penyebaran narkoba, jenis-jenis narkoba, hingga akibat penyalahgunaan narkoba.

Kepada para siswa, pemateri yang juga Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Muhammadiyah Jawa Timur itu berpesan supaya mereka tidak menerima barang-barang mencurigakan dari orang yang tak dikenal.

Arifin juga berpesan supaya para orangtua harus waspada dengan perilaku anaknya. Acara diakhiri dengan tanya jawab.

Wali murid Suci Amalia Shafrina kelas VII-C mengatakan bahwa acara ini sangat bagus.

“Melalui acara ini para siswa akan bisa lebih mengerti bahaya narkoba dan orangtua bisa lebih memperhatikan putra-putrinya. Lalu, hendaknya acara semacam ini ada tindak lanjut atau follow up di sekolah, tidak berhenti sampai di sini saja,” ujar Syahroni. (Fikri Fachrudin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here