Duta Rumah Belajar Jatim Paparkan Pentingnya Laboratorium Maya

0
147
Raden Roro Mertiningsih memberikan materi kepada guru SMP Muhammadiyah 13 Surabaya (Humas Spemgalas/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – SMP Muhammadiyah 13 (Spemgalas) Tambaksari, Surabaya, mengadakan Pelatihan Pemanfaatan Laboratorium Maya Kamis (14/1/2021). Karena masih suasana pandemi, acara itu berlangsung secara terbatas di sekolah yang beralamat di Jalan Tambak Segaran No 27 Tambak Sari Surabaya itu.

Hadir sebagai pembicara Raden Roro Mertiningsih SPd MPd dari Duta Rumah Belajar Jawa Timur. Raden Roro Mertiningsih mengatakan, laboratorium maya merupakan salah satu fitur dari Portal Rumah Belajar.

“Portal Rumah Belajar telah tersedia dalam bentuk aplikasi di Android yang bisa diunduh di PlayStore. Penggunaan Portal Rumah Belajar sebagai media dianggap sesuai karena peran guru dalam proses pembelajaran yang mengintegrasikan TIK diharapkan sebagai fasilitator, kolaborator, mentor, pelatih, pengarah, dan teman belajar serta dapat memberikan pilihan dan tanggung jawab yang besar kepada peserta didik untuk mengalami peristiwa belajar,” jelasnya.

Menurut Raden Roro Mertiningsih, laboratorium maya merupakan media yang digunakan untuk membantu memahami suatu pokok bahasan dan dapat menjadi solusi terhadap keterbatasan atau ketiadaan perangkat laboratorium.

Melalui laboratorium maya, lanjut dia, simulasi suatu kondisi yang kompleks, terlalu mahal, atau berbahaya yang kadang tidak dapat dilakukan pada kondisi riil dapat dilakukan.

“Pesatnya perkembangan teknologi komputer dapat digunakan untuk memperbaiki proses belajar-mengajar dengan cara menggunakan paket e-learning yang sesuai,” katanya.

Untuk menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi dalam dunia pendidikan, sejak 2011 Pustekkom mengembangkan suatu portal pembelajaran yang disebut Portal Rumah Belajar dan beralamat di http:// belajar.kemdikbud.go.id.

“Di dalam Portal Rumah Belajar, tersedia berbagai fasilitas yang antara lain adalah Sumber Belajar, Buku Sekolah Elektronik (BSE), Bank Soal, Laboratorium Maya, Peta Budaya Indonesia, Jelajah Wahana Angkasa, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), dan Kelas Maya,” tutur dia.

Bukan hanya itu. Raden Roro Mertiningsih melanjutkan, fasilitas lain yang tersedia pada Portal Rumah Belajar adalah Karya Komunitas, Karya Guru, dan Karya Bahasa dan Sastra. Rumah Belajar kini tersedia dalam aplikasi mobile yang bisa diunduh di https://play. google.com/store/apps/details?id =id.go.kemdikbud.belajar.apprumahbelajar.

“Rumah Belajar sebagai mobile learning dapat didefinisikan sebagai suatu fasilitas atau layanan yang memberikan informasi elektronik secara umum kepada pembelajar dan konten edukatif yang membantu pencapaian pengetahuan tanpa terkendala lokasi dan waktu,” paparnya.

Kehadiran mobile learning ditujukan sebagai pelengkap pembelajaran dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempelajari materi yang kurang dikuasai di mana pun dan kapan pun. “Portal Rumah Belajar merupakan sumber belajar berbasis TIK yang telah maju begitu pesat dan cepat sehingga menciptakan tantangan-tantangan baru dalam proses belajar-mengajar,” kata Dia.

Permasalahan yang muncul dengan perkembangan teknologi tersebut, lanjut dia, adalah kesiapan guru untuk mengantisipasinya.

“Dalam kaitan ini, Kemendikbud merumuskan bahwa paradigma pembelajaran abad 21 menekankan pada kemampuan peserta didik dalam mencari tahu dari berbagai sumber, merumuskan permasalahan, berpikir analitis, dan kerja sama serta berkolaborasi dalam menyelesaikan masalah,” ungkapnya. (Lukman/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here