Dzikrullah Mendatangkan Rezeki dan Cinta Allah

0
1508
Mahabbbah: Ustad Hamzah Tualeka memberikan pencerahan kepada jamaah yang hadir. ( Foto: Habibie)

KLIKMU.CO – Manusia setelah dilahirkan kedunia ini harus senantiasa berdzikir kepada Allah dengan sungguh-sungguh, bahkan sampai akhir hayatnya. Demikian disampaikan Dr Hamzah Tualeka, ZN.Mag dalam tausiyah subuh di Masjid Alfurqan, Jl Platuk Donumulyo VI/9 Kenjeran Surabaya, Sabtu (26/5).

Hamzah menyampaikan, seiring dengan kualitas hidup dan kehidupan manusia, manusia diberi rezeki dengan cinta, hidayah karena terus menerus berdzikir kepada Allah di manapun dan kapanpun. Oleh karenanya, sebagai kaum Muslim manusia dituntut untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah swt.

“Berdzikir kepada Allah dilakukan tanpa mengenal tempat dan waktu. Di saat salat, duduk, berbaring, senang, sehat, sakitpun harus berdzikir. Tidak ada kata cukup untuk berdzikir. Tidak ada capai mengucap subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar dan Lailaahaillallah,” tegasnya.

Dalam prosesi mengingat Allah, manusia dituntut memiliki hati yang ikhlas.

“Berdzikir dengan hati, karena hati sebagai sumber ajaran akhlak. Hati menggerakkan mulut, menggerakkan mata, menggerakkan kaki dan anggota tubuh lainnya untuk tetap istiqamah berdzikir kepada Allah sang pemberi urip atau hidup,” tambahnya.

Selain itu, ia menyatakan dengan dzikir manusia bisa memperoleh keberkahan, meskipun tidak disadari sekalipun.

“Keberkahan dengan dzikrullah akan didapat oleh manusia tanpa batas saat kita sadar dan meyakini akan kekuasaan Allah yang diberikan kepada hambanya. beda dengan orang yang tidak sadar atau gila yang sudah tudak punya kewajiban untuk berdzikir kepada Allah,” tambahnya di hadapan ratusan jamaah.

Diakhir tausiyahnya, ia menyampaikan untuk terus mendekatkan diri kepada Allah melalui dzikir yang sungguh-sungguh.

“Dzikir dengan amal itu menjadi satu kesatuan, ingatlah kepada Allah, maka Allah akan ingat kepada kita. Dekat dengan Allah, maka Allah akan lebih dekat dengan kita,” pungkas pria yang juga Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah ini. (Habibie/frd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here