Empat Prinsip Hidup Sehat Menurut Islam

0
158
Nurhira Abdul Kadir saat mengisi acara pengajian bulanan. (haidir/klikmu.co)

KLIKMU.CO – Kesehatan merupakan nikmat yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Kesehatan adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar, apalagi ditunda-tunda. Dengan jiwa yang sehat, manusia dapat beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani.

Demikian antara lain pokok pikiran yang disampaikan oleh dr Nurhira Abdul Kadir MPH, dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar, dalam acara pengajian bulanan yang dilakukan secara virtual oleh Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah New South Wales Australia Ahad siang (19 Juli 2020).

Menurut kandidat doktor dalam bidang kesehatan masyarakat University of Wollongong itu, Islam memiliki tata aturan yang menyeluruh tentang cara hidup yang perlu ditempuh untuk dapat sehat.

Beberapa prinsip-prinsip hidup sehat menurut Islam adalah, pertama, dimulai sejak dini, yaitu sejak periode balita di mana ASI dan pola asuh yang baik sudah diberikan tuntunannya.

“Kedua, kebersihan diri dan kebersihan jiwa. Ketiga, menjaga perut. Perut oleh nabi SAW disebut sebagai wadah dalam tubuh yang perlu dijaga. Mengisinya tak boleh berlebih-lebihan,” ujarnya.

Lalu yang keempat, menurut mantan Wakil Ketua Koodinator Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Hasanuddin ini, Al-Qur’an adalah obat. Keyakinan dan kepasrahan diri kepada Tuhan perlu dilaksanakan berbarenan dengan ikhtiar menuju kesembuhan. “Al-Qur’an perlu menjadi kawan setia, sebagai bacaan, sekaligus petunjuk hidup,” katanya.

Sementara itu, Ketua PRIM NSW Nurwanto mengatakan bahwa pengajian ini dimaksudkan untuk memperdalam wawasan keislaman dan ilmu pengetahuan agar dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Tema tentang kesehatan yang diangkat ini diharapkan dapat meyakinkan bahwa menjadi muslim yang sehat secara jasmani dan rohani adalah ajaran Islam yang utama,” jelas dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang sementara mengambil program doktoral di Sydney, Australia, itu.

Pengajian ini merupakan program rutin yang dilakukan pengurus Muhammadiyah NSW. Selain diikuti warga Muhammadiyah di Australia, pengajian ini juga diikuti warga Muhammadiyah di Indonesia. Antara lain dari Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. (haidir/achmad san)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here