Faozan Amar: Penangkapan Gus Nur Jadi Pelajaran

0
363
Faozan Amar. Foto istimewa

KLIKMU.CO – Nur Sugi Rahardja alias Gus Nur ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri di rumahnya, Malang, Sabtu lalu (24/10/2020). Penceramah itu diduga menghina Nahdlatul Ulama (NU) melalui akun media sosial.

Penangkapan Nur Sugi berdasar Surat Perintah Penangkapan Nomor SP.Kap/171/X/2020/Dittipidsiber. Nur ditangkap karena diduga telah menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian, permusuhan individu, atau SARA terhadap kelompok tertentu.

Nur dijerat dengan pasal 45A ayat (2) juncto pasal 28 ayat (2) dan atau pasal 45 ayat (3) juncto 27 ayat (3) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 156 KUHP dan atau pasal 310 dan atau 311 KUHP dan atau 207 KUHP.

Penangkapan Gus Nur mendapat atensi dari sejumlah pihak. Salah satunya oleh Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia Faozan Amar.

Faozan turut prihatin dan menyayangkan atas tindakan Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur yang menyampaikan ceramah dengan menebarkan kebencian dan permusuhan.

Karena itu, lanjut dia, pihaknya patut mengapresiasi langkah Bareskrim Polri yang telah bertindak tegas untuk mengamankan Nur Sugi agar tidak menimbulkan kegaduhan dan gejolak di masyarakat.

“Penangkapan Nur Sugi menjadi pelajaran bagi masyarakat, khususnya juru dakwah, agar berhati-hati dalam menyampaikan dakwah,” ujarnya.

“Dakwah yang baik adalah yang menyejukan dan mencerahkan bagi pendengarnya. Sehingga menjadi energi positif dalam membangun bangsa,” tandasnya. (AS)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here