Fasilitasi Umat, Muhammadiyah Surabaya Siapkan 92 Titik Shalat Id

0
357
Lebaran Umat: Dr. K.H. Mahsun Jayadi, M.Ag. Ketua PDM Kota Surabaya. ( Foto: Kholiq)

KLIKMU.CO – Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 1439 H jatuh pada Jumat, 15 Juni 2018. Penetapan Idul Fitri 2018 itu merujuk hasil perhitungan astronomi atau hisab yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal, Ijtimak jelang Syawal 1439 H terjadi pada hari Kamis Kliwon 14 Juni 2018 pukul 02:45:53 WIB. Tinggi bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta (f= -07°48¢ LS dan l= 110°21¢BT)= +07°35’20” (hilal sudah wujud).

“Dalam menentukan 1 Ramadan, 1 Syawal (Idul Fitri), hingga 10 Dzulhijjah (Idul Adha), Muhammadiyah menggunakan metode dengan perhitungan ilmu astronomi atau falak. Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah merupakan lembaga dalam Muhammadiyah yang membidangi perhitungan astronomi penanggalan hari besar keagamaan Islam,” ujar Dr. K.H. Mahsun Jayadi, M.Ag. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.

Terkait dengan penyelenggaraan Shalat Idul Fitri tahun ini, sambung Kyai Mahsun, panggilan akrabnya, PDM Kota Surabaya telah menyiapkan 92 titik yang tersebar di 31 Kecamatan, baik di lapangan, jalan umum, maupun halaman masjid.

Di antaranya di Jalan Pahlawan Khotib Prof. Dr. H. Syarif Imam Hidayat (Dosen UPN Surabaya), Lapangan Gelora 10 Nopember khotib Drs. K.H. Dawam Sholeh (Pengasuh Pesantren Al-Islah Karang Asem dan Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Lamongan), Lapangan Hokky Drs. Rahmat Sholahuddin, M.Pd.I. (Dosen Pasca Sarjana UMSIDA), Lapangan olahraga Bangunsari Drs. Ach. Basuki, MA (Korps Mubaligh Muhammadiyah PDM Kota Surabaya), Halaman JX Ahmad Yani khotib Drs. M. Alamil Huda, M.Pd.I. (Korps Mubaligh Muhammadiyah PWM Jawa Timur), dan di halaman SMA Muhammadiyah 2 Pucang khotib H. Chusnul Chuluk, S.Pd.

“Di hari Jumat pelaksanaan Idul Fitri nanti, kami mengajak warga Kota Surabaya untuk berbondong-bondong bersama keluarga mengikuti pelaksanaan Shalat Id. Kami juga himbau karena Hari Raya Idul Fitri jatuh pada hari Jumat, maka pelaksanaan Shalat Jumat tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya,” kata Wakil Rektor UMSurabaya itu.

Sedangkan menurut H.M. Arif ‘An, Sekretaris PDM Kota Surabaya, dalam memaknai Idul Fitri tahun ini hendaknya umat Islam tetap menjaga keutamaan bulan pada bulan puasa, seperti komitmen keislaman dalam menegakkan ajaran Islam secara keseluruhan dan sebenar-benarnya.

“Ibadah yang dilakukan selama Ini dalam rangka lebih peduli dan lebih peka pada nilai-nilai keagamaan. Di antaranya merasa terusik dan terpanggil bila ada yang menodai ajaran Islam, serta diharapkan bulan Ramadhan ini hendaknya menjadi ruang pendidikan memahami Islam yang rahmatan lil ‘alamin, yakni Islam yang sejuk, Islam yang Damai. Islam yang merangkul dan bukan memukul. Islam yang toleran bukan teroris ” tambah Arif ‘An yang juga Ketua Karang Taruna Kota Surabaya itu.

Selain itu, lanjut Cak Arif, panggilan akrabnya, adalah komitmen sosial dan kebangsaan, yakni di dalam bulan puasa kepekaan sosial dibiasakan di mana umat Islam harus saling tolong menolong, serta memberikan hal terbaik bagi fakir, miskin, dan yatim.

“Kami juga berharap kepekaan umat dalam politik, khususnya jelang Pilgub Jawa Timur 2018 dan Pemilu 2019 untuk memilih pemimpin yang peduli umat dan pemimpin yang paham persoalan umat. Pemimpin yang selalu menjaga keutuhan dan harmonisnya NKRI,” pungkasnya. (ICL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here