Fokus dan Konsisten dalam Bekerja

0
107
Ilustrasi diambil dari HBC

KLIKMU.CO

Oleh Bobi Puji Purwanto, S.Pd.*)

Sore itu secara tiba-tiba saya berpikir, dan apa yang saya pikirkan ini sebenarnya sudah banyak terjadi. Christopher Morley menyampaikan pesan dalam buku Entrepreneur From Inspirations Become Perspiration karangan Jubilee Enterprise bahwa, “tembakan-tembakan besar dihasilkan dari tembakan-tembakan kecil yang tak kunjung berhenti.”

Kemudian ada pepatah bilang, “rumput tetangga selalu lebih hijau.” Ada yang pernah dengar kalimat ini? Tentu banyak yang dengar, ini begitu populer. Bahkan, Teguh Arif Priyanto; Direktur Utama Jagaddhita Media Pustaka penerbit dan percetakan buku startup sering menyampaikan ini kepada seluruh karyawan dan karyawatinya.

Lalu, apa hubungan pernyataan Morley dengan pepatah tersebut?

Baiklah. Berbicara soal pepatah diatas, menurut saya, pepatah tersebut biasanya digunakan sebagai analogi favorit dari bentuk kesetiaan terhadap pasangan. Apabila sudah berjanji dan komitmen untuk bersama, maka ia harus terus berjalan dengan niat dan membawa kekuatan fokus sesuai dengan yang seharusnya. Dan yang lain biarlah berjalan sesuai keinginannya. Intinya kesetiaan harus terus dijaga.

Dan saat ini saya akan fungsikan pepatah tersebut dalam dunia pekerjaan. Dalam salah satu tulisan saya kemaren-kemaren, saya juga pernah bahas tentang orang yang tidak tau arah, sehingga ia menjadi ‘mbulet’ atau binggung dalam menjalani segala aktivitasnya, khususnya dalam bekerja. Proses perjalanannya stagnand, itu itu saja. Artinya, ketidakjelasan purpose akan membuat perjalanan jadi tidak fokus, dan berpotensi tidak setia.

Begini. Saat kita bekerja sebagai salesman di perusahaan katakanlah, salah satu tujuan utama kita adalah menjadi orang berpendapatan fantastis serta network yang luas. Namun, karena ada teman atau kerabat dekat kita yang bekerja sebagai guru, dan teman kita cepat kaya, banyak jaringan, sering ngisi seminar, punya reputasi, lalu kita berhenti bekerja sebagai salesman. Kita pindah haluan mengikuti jejak teman tersebut. Begitupun sebaliknya dalam semua bidang pekerjaan. Artinya; tidak sampai tujuan sudah berhenti, belok, atau balik arah.

Jadi, apapun itu, ketika kita masuk dalam sebuah perusahaan, dan itu sudah kita putuskan berdasarkan pertimbangan positif dan negatif, dapat support, maka kita harus yakin. Kita harus fokus dan konsisten. Jangan tergiur oleh pekerjaan-pekerjaan yang sebenarnya Anda belum merumuskan itu. Kesuksesan itu bukan hanya membutuhkan fokus, tetapi juga konsistensi. Dan ini tidak bisa kita pungkiri.

Ketika kita sudah mengambil satu bidang pekerjaan, maka sebenarnya seluruh sumber daya tenaga dan dana, kita harus berikan secara ikhlas. Insya Allah, ini akan lebih baik untuk kita. Dan perusahaan yang baik adalah mereka yang selalu memberikan timbal balik baik pula terhadap semua karyawan dan karyawatinya. Itu yang terpenting. Simbiosis mutualisme.

Saya ambil contoh Google. Bisa dilihat google. Mereka menjadi nomer satu. Siapa yang tidak tau google. Situs pencarian dunia. Bahkan, saat kita dihadapkan dengan pertanyaan maupun sesuatu, dan kita belum tau, maka statemen masyarakat pada umumnya bilang, digoogling aja atau tanya mbah google. Begitu populer. Eksistensinya merata ke seluruh dunia.

Mengapa demikian? Prinsip google memang seperti itu. Ia fokus dan konsisten. Ia tak pernah sedikitpun pesimis ketika melihat banyak pesaing. Ia terus mengembangkan inovasi dari mulai nol menuju puncak kejayaannya (purpose). Sahabat, kalau kita gampang tergiur oleh prospek-prospek pekerjaan baru yang kita belum ada persiapan jelas, maka kita akan mudah tertinggal oleh yang lain.

Oleh sebab itu, mari kita siapkan bekal seoptimal mungkin untuk benar-benar fokus dan konsisten terhadap satu pekerjaan atau usaha yang sudah kita putuskan. Nikmati dan selalu renungkan prosesnya. Insya Allah kita akan sukses. Sesuatu yang besar dimulai dari yang kecil. Tembakan besar dihasilkan dari tembakan kecil. Konsep fokus dan konsisten ini insya Allah bisa kita implementasikan dalam banyak hal. Termasuk kita berorganisasi. Semoga. [*]

*) Bidang Pendidikan dan Kaderisasi PC Pemuda Muhammadiyah Wonokromo, Kota Surabaya, Jatim

Bobi Puji Purwanto, S.Pd.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here