Fungsi Masjid Jangan Hanya Untuk Ceramah Saja, Maksudnya?

0
346
Foto Suasana Pembukaan acara Workshop RAPB dan Pengelolaan manajemen Masjid Muhammadiyah diambil oleh habibie

KLIKMU.CO-Orang yang belum datang kemasjid itu karena mereka belum paham tentang islam, belum merasakan bagaimana indahnya berada dirumah Allah itu dan kebanyakan dari mereka hanya islam secara KTP.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya Mulyono Nadjamuddin, M.Pd.I dalam Workshop RAPB Masjid dan Penguatan Manajemen Masjid/Mushalla Muhammadiyah se-Kota Surabaya di Hotel New Start Trawas Jawa Timur, Sabtu-Ahad (5-6/1/).

Mulyono Nadjamuddin, menyampaikan, kita bersyukur kehadirat Allah atas nikmat sehat yang kita miliki saat ini
semoga keberadaan kita bisa membawa manfaat dan barokah.

“Kita kembali bangkit semua dalam rangka untuk kemakmuran masjid di kota Surabaya. Kita semua menginginkan bahwa Masjid Muhammadiyah menjadi masjid terdepan dalam kehidupan masyarakat,”kata Dosen FAI UMSurabaya itu.

Menurut dia, ada satu syarat dalam mendirikan ranting dan cabang yakni harus ada pengajian dimasjid atau mushalla. Kalau tidak ada masjid ya ngajinya dirumah-rumah warga Muhammadiyah. Supaya takmir tidak sendiri maka harus bakerjasama dengan ranting agar terus berkembang menjadi media utama.

“FungsiĀ  masjid di Muhammadiyah bukan hanya ceramah saja tetapi bagaimana, masjid bisa menjadi pusat pemberdayaan umat, merubah masyakat jahiliyah ke masyarakat yang islami. Setelah itu mereka bisa memilih Mau menjadi islam atau jahiliyah. Kita harus bisa mewarnai masyarakat, kalau sementara ini ada salah satu program bagaimana mengajak orang hidup untuk shalat bukan hanya menshalati orang mati.

“Orang yang belum datang kemasjid itu karena belum paham tentang islam, kebanyakan dari mereka hanya islam KTP. Masjid bukan seperti bangunan yang lain hanya berupa bangunan tanpa ada pergerakan.

“Kemudian setelah workshop ini kami Majelis Tabligh PDM mendampingi takmir dilwpangan supaya bisa menyusun rancangan anggaran dan belanja (RAPB) masjid. Kalau tidak ditata sering cekcok, duitnya tidak seberapa tapi bisa gegeran sehingga mengganggu kinerja takmir dan ranting.

“Dalam workshop nanti hanya ada tiga materinya itu ideologi Muhammadiyah, manajemen masjid dari Jogokarian dan RAPB masjid,”ujarnya. (Habibie)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here