Gali Potensi Anak Panti, Mahasiswa Unesa Beri Pelatihan Menulis Cerpen

0
90
Foto kegiatan pelatihan menulis diambil dari dokumen panitia

KLIKMU.CO- Sejumlah Mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memberikan pelatihan menulis cerpen kepada anak-anak Panti Asuhan Putri At-Taqwa Sambikerep pada Minggu (25/04/2021), dan kemudian dilanjutkan ke Panti Asuhan Putri Nyai Walidah pada Senin (26/04/21).

Pelatihan yang digelar di Panti Asuhan Putri Attaqwa Sambikerep diikuti oleh sekitar 15 santri yang masih duduk di bangku SMP dan SMA. Saat itu, Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh santri putri At-Taqwa, dilanjutkan dengan sambutan oleh Bunda Fitri sebagai Kepala Panti Putri At-Taqwa Sambikerep. Kemudian, sambutan oleh Ustadz Ferry Yudi Antonis Saputro, S.H, M.Pd.I selaku Ketua MPS PDM Kota Surabaya, lalu pelatihan kepenulisan oleh mahasiswa Unesa.

Sementara di Panti Pesantren Nyai Walidah diikuti oleh sekitar 20 santri yang masih duduk di bangku SMP dan SMA. Kegiatan dibuka oleh mahasiswa dari Lipia dan dilanjutkan sambutan oleh Ustadz Ferry Yudi Antonis Saputro, S.H, M.Pd.I selaku Ketua MPS PDM Kota Surabaya.

Lalu pelatihan oleh mahasiswa Unesa dengan tema “Menulis itu Asyik: Tips dan Trik Menulis”. Anak- anak panti diajak menulis dalam waktu kurang lebih 5 sampai 10 menit untuk menuangkan imajinasinya. Dua Pelatihan itu dimulai pukul 15.00-17.00 WIB, dan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama.

Ketua MPS PDM Kota Surabaya Ustadz Ferry Yudi Antonis Saputro, S.H, M.Pd.I menjelaskan pelatihan ini sengaja digelar untuk menggali potensi anak dalam menulis, dan menyampaikan pengalaman yang terjadi pada kehidupannya selama masa pandemi Covid-19 ini.

Foto buka bersama para santriwati selepas kegiatan diambil dari dokumen pribadi

“Tujuan utama dari pelatihan ini adalah dapat menghasilkan sebuah karya oleh anak- anak di kedua panti tersebut,” tegas Ustad Ferry.

Menurutnya, untuk dapat merealisasikan tujuan dari kegiatan tersebut, kegiatan menulis itu juga dilaksanakan secara online. Bahkan, para santri mendapatkan bimbingan secara online.

“Harapannya dalam jangka waktu 1 minggu, anak- anak panti sudah bisa menghasilkan sebuah karya yang nantinya akan dibukukan dan menjadi sebuah Antologi cerpen,” pungkasnya.( Apriliastutik/ Rafa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here