Gayengnya Reuni Alumni Pondok Pesantren Muhammadiyah Babat

0
538
Pembagian bingkisan untuk alumni yang menjadi guru TPA/TPQ. (Eko Hijrahyanto Erkasi/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Alumni Pondok Pesantren Muhammadiyah yang tergabung dalam Koordinasi Alumni Ponpes Muhammadiyah mengadakan acara reuni, berbagi, dan peduli. Acara ini diselenggarakan pada Sabtu (3/4/2021) di kawasan Gunung Kendil Sedayu Lawas, Brondong, Lamongan.

Samuri, ketua Alumni Ponpes Muhammadiyah Babat, menyampaikan, kegiatan rutin tahunan sempat mandek karena pandemi Covid-19. Sehingga ditiadakan pada 2020 lalu.

Dia menjelaskan, kegiatan ini juga jadi ajang menyambung silaturahim antaralumni yang mungkin sudah lama tidak bersua sekaligus menjaga ikatan antaralumni dari berbagai periode. “Namun, tidak sekadar untuk bernostalgia. Kegiatan ini juga sebagai sarana berbagi dan peduli kepada keluarga alumni pondok yang didirikan oleh Almarhum KH Muchlis Sulaiman ini,” jelas Samuri.

Sebagai wujud peduli dan berbagi, diberikan santunan kepada 51 anak yatim alumni dan 32 buah untuk alumni yang menjadi guru ngaji di TPA/TPQ.

Acara itu juga dihadiri Mudzir Ponpes Muhammadiyah Babat KH Muhaimin beserta beberapa ustadz, di antaranya Ustadz Sarmadi dan Ustadz Helman Sueb. Dalam sambutannya, KH Muhaimin berpesan untuk terus menguatkan ikatan silaturahim antaralumni Ponpes Muhammadiyah Babat Lamongan ini. Caranyam, rutin mengadakan kegiatan seperti ini setiap tahun.

“Hidup ini tak ubahnya sebuah permainan. Maka isilah dengan sebaik-baiknya dengan berbagai kebaikan dan memberi manfaat kepada banyak orang. Allah tidak  melihat dan menilai dari hasil yang kita lakukan, melainkan melihat dan menilai segala proses yang kita lakukan untuk kebaikan-kebaikan itu. Untuk itu, marilah kita semua terus meniti di jalan yang benar dan lurus yang diridai Allah SWT,” bebernya.

Acara ini juga diisi dengan kegiatan outbound untuk seluruh peserta, baik alumni maupun keluarga alumni. Mancakrida ini dipandu langsung oleh Al Wahidul Mubarok yang juga merupakan alumni tahun 2007. Pria yang juga lulusan Perikanan Universitas Brawijaya ini memang berprofesi sebagai pemandu wisata edukasi di kawasan Bogor, Jawa Barat. Berkat pengalamannya memandu acara outbound, sekitar 100 peserta tampak antusias dan sama sekali tidak merasa gerah meskipun dengan cuaca terik di puncak pegunungan berkapur.

Bahkan, mudzir dan para ustadz pun ikut serta dalam kegiatan kegiatan mancakrida ini. Semuanya mampu merasakan kegembiraan bersama dalam satu ikatan alumni Pondok Pesantren Muhammadiyah Babat Lamongan.

Sebagian peserta reuni pada sesi foto bersama. (Eko Hijrahyanto Erkasi/Klikmu.co)

Semakin istimewa berkat kedatangan tamu yang dulu juga pernah belajar di Pondok Pesantren Muhammadiyah Babat, yaitu Among Kurnia Ebo. Ia seorang motivator bisnis yang telah keliling enam benua dengan cara backpacker.

Ebo lantas mengisahkan sedikit kala belajar ngaji dengan KH Muchlis Sulaiman yang hingga sekarang menjadi penyemangatnya untuk terus berkarya. Sebagai seorang petualang di berbagai negara, Ebo juga mengajak kepada seluruh alumni untuk sering piknik atau traveling.

“Karena piknik atau traveling itu merupakan salah satu perintah Allah yang tertulis di dalam Al Qur’an surah Al Jumu’ah (62) ayat 10: ‘Apabila shalat telah dilaksanakan, bertebaranlah kamu di muka bumi, carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung’,” pungkasnya. (Eko Hijrahyanto Erkasi/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here