Gerakan Hari Sejuta Pohon ala SD Muhammadiyah 22 Surabaya

0
184
Foto kolase Andi. (Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Meski disibukkan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ), beberapa guru SD Muhammadiyah 22 Surabaya tetap memanfaatkan momen peringatan Hari Gerakan Sejuta Pohon yang jatuh pada Ahad, 10 Januari 2021. Caranya, memberikan keteladanan untuk menanam beragam tanaman sebagai bentuk kepedulian lingkungan yang asri.

Demikian disampaikan Kepala SD Muhammadiyah 22 Surabaya Listianah SEI. “Sehingga diharapkan para siswa juga turut menanam menjadi bagian sejuta pohon,” ujarnya.

Listianah menjelaskan, upaya keteladanan menanam tanaman dan pepohonan sangat berarti dalam kehidupan saat ini.

Ustadzah Sukarnawati, guru kelas 4-A, pun turut memberikan keteladanan menanam. Menurutnya, lingkungan rumah kita haus dijadikan tempat yang bersih, asri, dan rindang sehingga dapat menjadi lingkungan yang sehat.

Di rumahnya ada beberapa tanaman yang sudah ditanam. Di antaranya anggrek, soka, palem, sawo, dan dolar tanduk rusa.

Begitu pula Ustadzah Marni, guru kelas 3-B, yang juga turut memberikan keteladanan menanam. “Agar para siswa mau menanam pepohonan di sekitar rumah kita untuk menambah kesejukan, menambah oksigen, karena pepohonan merupakan paru-paru bumi,” jelasnya. Pohon yang ditanam antara lain jeruk bali, nangka, srikaya, blimbing buah, ginseng, kelengkeng, alpukat, jeruk, anggur, dan mangga.

Tak ketinggalan dari siswa. Ada Sabyla Rizki Kamilah kelas 3-D yang juga turut menyemarakkan Hari Sejuta Pohon. “Di rumah suasana asri, bersih, dan indah serta rindang,” katanya. “Saya selalu merawat, menyiram, dan membersihkan beragam tanaman yang ada di rumah,” tandasnya.

Ustadz Andi Hariyadi, guru kelas 3-D, yang tinggal di kawasan Kampung Edukasi Sampah Sekardangan, Sidoarjo, juga turut berpartisipasi dengan warga setempat sehingga lingkungannya asri, bersih dan indah.

“Jika ada 1 hektare ruang terbuka hijau akan memberikan manfaat berupa menurunkan suhu 3 sampai 5 derajat Celsius, meredam kebisingan, mengurangi kekuatan angin, menghasilkan 0,6 ton oksigen untuk 1.500 penduduk per hari, menyerap 2,5 ton Co2 per tahun, dan menyimpan 900 meter kubik air tanah per tahun,” terangnya. (Andi/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here