Getapak Muhammadiyah Gelontorkan Dana Ratusan Juta untuk UMKM dan Urban Farming

0
313
MCCC dan Getapak Surabaya menyalurkan bantuan ratusan juta rupiah kepada UMKM dan urban farming. (Rosyidi/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO, Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), Satgas Covid Muhammadiyah, melaunching program Gerakan Ketahanan Pangan Keluarga (Getapak) Muhammadiyah Senin hari ini (14/12/2020). Kegiatan itu bekerja sama dengan sejumlah pihak, di antaranya Australian Government dan Kantor Pos Indonesia sebagai mitra.

Program itu bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat terdampak. Penerima program Getapak di Surabaya sekitar 292 kepala keluarga dari berbagai kelurahan di daerah Surabaya. Di antaranya Karangpilang, Wiyung, Lakarsantri, Kenjeran, Mulyosari, Rungkut, Kendangsari, dan Sukolilo.

Ketua MCCC Surabaya H. Arif’an SH menuturkann, hari ini pihaknya telah menerima dana stimulus tahap pertama yang disalurkan melalui Kantor Pos.

“Alhamdulillah, Muhammadiyah selalu hadir dalam membantu masyarakat dalam menanggulangi bencana yang melanda, dalam hal ini musibah Covid-19 yang mewabah ke seluruh penjuru dunia. Muhammadiyah lewat program ini hadir untuk membantu pemerintah menangani dampak yang terjadi, khususnya dampak ekonomi dan sosial,” papar Arif An kepada Klikmu.co.

Acara peluncuran penyaluran bantuan dana ini dihadiri oleh Pimpinan Kantor Pos Indonesia Regional Surabaya dan Sekretaris Pimpinan Muhammadiyah Kota Surabaya sekaligus Ketua MCCC Surabaya Arif’An sendiri. Hadir pula tim Getapak Muhammadiyah Surabaya beserta perwakilan masyarakat Surabaya sebagai penerima bantuan.

“Mengingat masih adanya pandemi Covid-19, acara sangat terbatas dan mengunakan video konferensi secara serentak dari 15 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Sementara itu, Koordinator Getapak Surabaya Rosidi menambahkan, bantuan ini diberikan kepada masyarakat Surabaya yang terdampak Covid-19 dan belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. Perinciannya, UMKM mendapat bantuan Rp 986.150.000 dan urba farming memperoleh Rp 736.150.000.

Dia berharap warga yang mendapatkan bisa memanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga atau istilahnya adalah Gerakan Ketahanan Pangan Keluarga (Getapak).

Getapak, menurut Rosidi, bukan hanya memberikan bantuan berupa dana. Melainkan juga stimulus berupa ilmu cara bercocok tanam perkotaan atau urban farming. Semisal bertanam rempah-rempah, sayuran, dan lain-lain. Juga UMKM dalam memperkuat perekonomian usaha agar tetap bertahan di masa pandemi ini.

“Harapan besar dari Muhammadiyah untuk masyarakat penerima manfaat dari Getapak ini adalah agar dana dimanfaatkan betul untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan bercocok tanam atau berbudi daya tanaman toga, sayuran, atau ternak, serta memperkuat UMKM. (r-v/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here