Guru BK Turun Langsung Sosialisasi dan Bagi-Bagi Masker

0
206
Warga memakai masker yang diberikan guru BK Spemma. (Alimmatus F/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Pertambahan jumlah kasus positif Covid-19 terus meningkat sejak Maret 2020. Dalam minggu-minggu terakhir di bulan September ini memecahkan rekor harian hingga 4.000 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Salah satu faktor yang menyebabkan bertambahnya kasus positif Covid-19 ini adalah ketidakdisiplinan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas. Desain maupun bahan masker yang tidak nyaman tampaknya juga mengakibatkan masih banyak orang yang pakai masker hanya menutup hidung atau menutup mulut. Untuk itu, dibutuhkan partisipasi semua pihak dalam upaya pencegahan pendemi Covid-19, salah satunya dilakukan para guru SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma).

Kamis (17/9/2020) Sumeru Tasianna SPd dan Dra Harni Rajab, guru Bimbingan Konseling (BK) Spemma, melakukan aksi bagi-bagi masker dan sosialisasi “Pakai & Kenali Maskermu” kepada para PKL yang ada di daerah Manyar Tirtomoyo, Surabaya.

Sumeru menyatakan, mereka membagikan 100 lembar masker kepada para PKL. Salah satunya tujuannya adalah meneruskan imbauan pemerintah beberapa hari terakhir agar masyarakat tidak menggunakan masker jenis skuba karena terbukti kurang mampu melindungi diri dari penularan Covid-19 melalui droplet.

“Kurangnya pengetahuan tentang tata cara pemakaian dan mengenali jenis masker perlu gencar disosialisasikan kepada masyarakat,” paparnya.

Selain aksi bagi-bagi masker medis tersebut di lingkungan masyarakat sekitar rumah siswa yang didatangi, dua guru BK yang sekaligus menjadi konselor itu mendatangi rumah siswa yang mengalami kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran daring.

Bu Nana dan Bu Harni, panggilan akrab guru BK Spemma itu, dalam beberapa minggu ini mendatangi rumah siswa di beberapa kawasan. Salah satunya di kawasan Manyar Tirtomoyo. Di sana ads tempat tinggal siswa atas nama Mohammad Dzamar A.R. (9C) dan Muhammad Alif S.R. (7C). Layanan konseling bersama siswa dan orang tuanya diagendakan secara bergiliran bagi siswa-siswi Spemma dalam pemberajaran di era Covid-19.

“Memberikan motivasi untuk beberapa permasalahan yang berkaitan dengan proses pembelajaran dan hubungan komunikasi antara orang tua, siswa, dan guru perlu dilakukan secara berkala,” kata Drs Alim MPdI, kepala SMP MUhammadiyah 5 Surabaya.

Tiga peran tersebut dapat menjadi keberhasilan untuk peningkatan kemajuan proses belajar-mengajar siswa di rumah. (Alimmatus F./AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here