H.M.Arif An: Warga dan Simpatisan Muhammadiyah Harus Waqafkan Suara Untuk Memenangkan Kader Terbaik di Pileg 2019

1
3380
Foto H.M.Arif An ketika memberikan pencerahan di Rumah Sakit Muhammadiyah K.H.Mas Mansyur Surabaya diambil oleh Habibie

KLIKMU.CO-Ditahun 2019 warga dan simpatisan Muhammadiyah wa bil.khusus seluruh karyawan tidak boleh golput, semua wajib datang ketempat pemungutan suara (TPS) dan nyoblos untuk memenangkan kader terbaik persyarikatan.

Demikian disampaikan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya H. M. Arif ‘An, SH dalam pengajian rutin reboan Karyawan RS PKU Muhammadiyah Surabaya di Masjid As-Syifa’ RS PKU Muhammadiyah Surabaya Jl KH Mas Mansyur 180-182 Surabaya, Rabu (9/1).

Arif ‘An menyampaikan, pada pemilu 17 April 2019 Muhammadiyah sudah jelas melakukan jihad politik. “Jihad politik dilakukan untuk mengawal undang-undang seperti undang-undang kesehatan yang isinya adalah terkait dengan ijin pendirian rumah sakit dilakukan oleh badan hukum yang khusus menangani kesehatan. Maka kalau ini dilakukan Muhammadiyah tidak bisa mendirikan rumah sakit karena Muhammadiyah organisasi umum. Muhammadiyah sudah mengajukan judical Review tapi sampai sekarang tidak ada kelanjutannya. Oleh karena itu seluruh warga Muhammadiyah harus bergerak bersama-sama jangan sendirian,” ujarnya.

Ketua Kartar Surabaya itu menegaskan, sudah tiga kali ini Muhammadiyah mengirim kadernya untuk Dewan perwakilan daerah (DPD). “Yang pertama kalah, yang kedua juga kalah, dan yang ketiga Bapak Nadjib Hamid ini harus menang. “Siap Bapak ibu? Tanya dia kepada jamaah. “Siap” jawab jamaah kompak.

Kita harus menang, lanjut Arif ‘An, kita harus menang dalam rangka dakwah Muhammadiyah, dalam rangka menolong Muhammadiyah. Yang bakerja di amal usaha Muhammadiyah tidak perlu memberi uang cukup memberikan suaranya dengan mencoblos kader-kader itu,” katanya.

Pak sekjen, biasa dia dipanggil, menambahkan, sekarang kita tidak bisa bergantung pada orang lain, orang lain kalau nyoblos kita pasti karena uang, kalau yang dicoblos itu karena uang, tidak punya kapasitas, tidak punya integritas tapi karena punya isi tas maka kedepan negara ini mau jadi apa.

“Maka saya minta wakafkan suara jenengan, ajak seluruh keluarga jenengan, ajak tetangga kanan kiri jenengan dan sampaikan untuk mencoblos kader-kader Muhammadiyah seperti Bapak Nadjib Hamid untuk DPD, Arif ‘An untuk DPRD Jatim Dapil Surabaya dan Sungkono untuk DPR RI Dapil Surabaya Sidoarjo serta dr Laila untuk Dapil satu,” ucapnya.

“Bapak ibu tolong dengan sangat menangkan suara kader-kader Muhammadiyah ini, karena kalau kader ini menang akan berdampak pada rumah sakit kita ini. Saya yakin kalau di DPRD misalnya ada yang mewakili maka semua proses administrasi terkait ijin, IMB dan yang lainnya akan mudah dan lancar,” katanya.

Diakhir tausiyah, dia mengajak kepada jamaah untuk mendoakan disetiap habis melaksanakan shalat lima waktu.

“Bapak ibu mohon dengan sangat setiap habis melaksanakan shalat lima waktu atau sehabis melaksanakan shalat qiyamullail untuk menyelipkan nama-nama kami agar diberi kemudahan dan kemenangan,” tuturnya. (Habibie)

1 KOMENTAR

  1. undang2 yg menentukannya adalah badan legalisasi di DPR bukan Presiden maka warga Muhammadiyah harus fokus kepada pemenangan kader kader Muhammadiyah di DPR. untuk itu perlu Sosislisasi Siapa saja calon DPR dari perserikatan atau yg sejalan dengan semangat perserikatan.
    Sedang untuk Presiden saya Rasa Anggota Perserikatan bisa menentukan pilihannya berdasarkan hasil pengamatan masing masing. karena Prediden bukan penentu akhir dalam pengesahan sebuah undang undang. Siapapun Presidennya Muhammadiyah ada disampingnya. untuk mengawasi dan ukut membantunya dalam mengisi cita cita kemerdekaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here