Habis Front Pembela Islam Terbitlah Front Persatuan Islam

0
224
Sindonews

 

KLIKMU.CO – Setelah dilarang pemerintah, Front Pembela Islam (FPI) resmi berganti nama menjadi Front Persatuan Islam. Meski begitu, orang-orangnya masih sama. Hal itu disampaikan oleh mantan Sekretaris Umum FPI Munarman bersama sejumlah pentolan FPI lainnya dalam keterangan tertulis, Rabu (30/12/2020).

“Bahwa kepada seluruh pengurus, anggota dan simpatisan Front Pembela Islam di seluruh Indonesia dan mancanegara, untuk menghindari hal-hal yang tidak penting dan benturan dengan rezim zalim, dengan ini kami deklarasikan Front Persatuan Islam untuk melanjutkan perjuangan membela agama, bangsa, dan negara sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.” Demikian resmi pernyataan Front Persatuan Islam.

Selain Munarman, nama-nama yang menjadi deklarator adalah Habib Abu Fihir Alattas, Tb Abdurrahman Anwar, Ahmad Sabri Lubis, Abdul Qadir Aka, Awit Mashuri, Haris Ubaidillah, Habib Idrus Al Habsyi, Idrus Hasan, Habib Ali Alattas SH, Habib Ali Alattas S.Kom, Tuankota Basalamah, Habib Syafiq Alaydrus, Baharuzaman, Amir Ortega, Syahroji, Waluyo, Joko, dan M Luthfi.

Mereka menolak dengan tegas keputusan pemerintah yang dituangkan lewat surat keputusan bersama (SKB) soal pelarangan FPI. Menurut mereka, SKB itu bertentangan dengan konstitusi.

“Bahwa oleh karena keputusan bersama tersebut adalah melanggar konstitusi dan bertentangan dengan hukum, secara substansi keputusan bersama tersebut tidak memiliki kekuatan hukum, baik dari segi legalitas maupun dari segi legitimasi,” kata Front Persatuan Islam.

Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mengucapkan selamat atas dideklarasikannya Front Persatuan Islam. Hal itu disampaikan lewat cuitan di Twitter miliknya pada Kamis (31/12/2020).

“Selamat atas lahirnya Front Persatuan Islam,’’ cuitnya di akun Twitter @fadlizon.

“Mari kita rawat demokrasi dan hak-hak warga negara dalam berserikat dan berkumpul sesuai dengan konstitusi UUD 1945, jangan sampai direbut oligarki dan tirani,” lanjut Fadli.

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfu MD menyampaikan bahwa pembentukan Front Persatuan Islam diperbolehkan. “Boleh,” ucap Mahfud singkat dikutip dari Detik. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here