Hadapi Revolusi Industri ke-4, Sekolah Muhammadiyah Harus Bekali Siswa

0
164
Sambut Revolusi: Suasana Workshop Multimedia Pembelajaran Daring Majelis Dikdasmen PDM Kota Surabaya di Hotel Tanjung Prigen, Pasuruan. (Foto: Zuhri)

KLIKMU.CO – Beberapa tahun ke depan, masyarakat dunia akan menghadapi Revolusi Industri yang ke-4. Salah satu ciri dari revolusi tersebut adalah dunia digital dan new era disruption.

“Siapa yang menguasai dua hal itu, maka dia akan menguasai dunia,” ujar Dr. Aziz Alimul Hidayat, M.Kes. Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya saat membuka Workshop Multimedia Pembelajaran Daring yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen PDM Kota Surabaya di Hotel Tanjung Prigen, Pasuruan, Sabtu-Ahad (21-22/4).

Lebih lanjut, menurut Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya itu, sekolah dan para guru harus menyiapkan siswa dengan memberi bekal terbaik dalam menyongsong era digital tersebut.

“Sekolah yang baik dan bagus harus dimulai dengan pembelajaran yang bagus pula. Hendaknya para guru meningkatkan profesionalismenya dalam pembelajaran di kelas,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Aziz, Majelis Dikdasmen PDM Kota Surabaya berupaya meningkatkan profesionalisme para guru Muhammadiyah se-Kota Surabaya melalui workshop cara memproduksi media pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Para peserta yang terdiri guru-guru dari perwakilan sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Kota Surabaya tampak antusias mengikuti workshop yang dipandu oleh Dr. Syamsul Arifin dan Nur Qomaruddin, MT dari ITS Surabaya tersebut.

“Saya sangat tertarik mengikuti workshop ini. Seru, apalagi saat dikenalkan dengan Kahoot.it,” ujar Saifuddin Zuhri peserta dari Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya.

Zuhri berharap ilmu yang didapatkannya di kegiatan tersebut dapat diterapkan dengan baik untuk menunjang proses pembelajaran di kelas, terutama dengan tujuan agar para siswa tidak bosan dengan metode yang selama ini telah diterapkan.

“Ke depan, saya sangat berharap guru-guru Muhammadiyah Surabaya dapat lebih kreatif lagi dalam mengembangkan media pembelajaran yang menarik,” imbuhnya. (Zuhri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here