Haedar Nashir: Prof Malik Fadjar Sosok yang Bersahaja dan Mengayomi

0
113
Prof Dr Haedar Nashir MSi

 

Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi juga turut menyampaikan duka atas berpulangnya Prof Abdul Malik Fadjar MSc. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Pimpinan Pusat dan keluarga besar Muhammadiyah menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Prof Dr H Abdul Malik Fadjar MSc. Beliau wafat Senin, 7 September 2020, pukul 19.00 di Jakarta. Semoga husnulkhatimah, diterima amal ibadahnya, diampuni kesalahannya, dan Allah menempatkan di sisi-Nya,” ujar Prof Haedar Nashir, Senin (7/9).

Menurutnya, Muhammadiyah, umat Islam, dan bangsa Indonesia kehilangan tokoh yang banyak prestasi, berpikiran maju, bersahaja, dan melintasi. Sebab, beliau pernah menjadi Menteri Agama RI, Mendikbud, Menko Kesra, dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden era Presiden Jokowi yang pertama.

Sementara itu, di dalam Muhammadiyah menjadi Wakil Ketua PP Muhammadiyah 2000-2005, 2005-20010, serta 2010-2015. Pernah menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Malang yang cukup lama membawa universitas ini besar dan maju, sekaligus sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta yang juga menorehkan kemajuan.

“Pak Malik sebagai tokoh Muhammadiyah banyak mengayomi yang tua maupun muda,” paparnya.

Sebagai orang yang lebih muda dan banyak berinteraksi dengan Prof Malik, Haedar banyak belajar darinya. ”Beliau tokoh Muhammadiyah, umat Islam, dan bangsa yang bersahaja, gigih, penuh prestasi di bidang pendidikan, berpikiran maju, inklusif, dan diterima banyak pihak. Kita kehilangan tokoh besar yang dimiliki bangsa ini. Beliau lebih banyak bekerja bangun pusat keunggulan dan membawa umat untuk maju ketimbang banyak bicara. Pengabdiannya untuk bangsa sangat besar tanpa mengeluh, radius pergaulan dan pemikirannya pun melintasi,” jelasnya.

Haedar Nashir pun berpesan agar kaum muda dan generasi bangsa penting meneladani Prof Malik Fadjar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here