Hanya dengan Bekal Iman, kita Dapat Memenangkan Pertarungan Global Abad 21, Maksudnya?

0
700
Foto Mr. Adam ( berpeci) dari United Kingdom, Inggris berswa foto bersama siswa siswi SD Muhammadiyah 10

KLIKMU.CO-Generasi berkualitas tercipta melalui pendidikan dan pola asuh yang islami, motto ini senantiasa digelorakan oleh seluruh stakeholder MUMTAS SD Muhammadiyah 10 Surabaya, sehingga Alhamdulillah semakin banyak orang tua yang terketuk untuk melanjutkan pendidikan putra-putrinya di pesantren.

Jum’at, (12/12) merupakan momen spesial bagi MUMTAS, karena kami dikunjungi oleh Pondok Pesantren Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, selain memang ada alumni yang melanjutkan ke pesantren tersebut, pihak pesantren juga berkeinginan untuk semakin memasifkan gerakan kembali ke pesantren.

Dalam kunjungan ini, pihak pesantren juga menyertakan Mr. Adam dari United Kingdom, Inggris untuk memotivasi anak-anak agar senantiasa bersemangat belajar agama Islam, hanya dengan bekal iman, kita akan dapat memenangkan pertarungan global Abad 21,” ujarnya dengan penuh semangat.

Selain mengunjungi sekolah Mr. Adam juga didapok untuk menjadi Khotib sholat Jum’at di Masjid Jendral Ahmad Yani yang terletak di depan MUMTAS, tentunya dengan menggunakan bahasa Inggris, dalam khutbah nya beliau menuturkan, bahwa Eropa dan Inggris pada khususnya telah menerima Islam sebagai sebuah ideologi dan agama yang mencerahkan dan sanggup menjawab berbagai masalah kontemporer.

“Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya kepala daerah di Inggris raya yang dipimpin oleh orang Islam, walau Islam masih minoritas. Bahkan yang lebih menggembirakan lagi adalah, gelombang orang yang masuk Islam tidak dapat terbendung lagi, bahkan dapat dikatakan, masa depan Eropa suatu saat nanti terletak dipundak orang Islam,” tuturnya.

Ahmad Munhamir, selaku head master menyambut gembira kunjungan ini, dan berharap ada kerja sama dengan pesantren, sehingga lulusan MUMTAS bisa langsung diterima di Mu’allimin atau Mu’allimat, sebagai akhir beliau berpesan kepada murid-murid. Jadilah ulama’ yang intelek, dan intelek yang umala’,” pungkasnya (mnhmr/habibie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here