Hari Pertama Jadi Presiden, Biden Langsung Cabut Larangan Masuk bagi Negara Muslim

0
295
MATT SLOCUM/AP

KLIKMU.CO – Pada hari pertamanya sebagai presiden Negeri Paman Sam, Rabu lusa (20/1/2021), Joe Biden meneken beberapa perintah eksekutif. Salah satunya adalah menganulir kebijakan larangan masuk imigran dari negara-negara Islam.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Presiden Ron Klain dalam memo yang disebarkan kepada wartawan Ahad kemarin (17/1/2021).

Presiden AS Donald Trump sebelumnya melarang warga dari tujuh negara muslim yang mayoritas berada di Afrika dan Asia untuk masuk ke Amerika Serikat. Negara-negara muslim yang warganya dilarang masuk AS adalah Syria, Iran, Iraq, Sudan, Libya, Somalia, dan Yaman.

Saat itu kebijakan Trump tersebut menuai banyak kecaman. Dalihnya, kebijakan bernomor 13769 itu berjudul “Melindungi Bangsa dari Penyusupan Teroris Asing ke Amerika Serikat.”

Pencabutan larangan ini merupakan salah satu janji Biden yang kerap diucapkan saat masa kampanye. Semenjak Biden terpilih menjadi presiden, beberapa organisasi muslim sudah meminta Biden untuk mewujudkan janjinya tersebut,” kata Direktur Legislatif Nasional Emgage Action Iman Awad dikutip dari CNN.

“Banyak alasan bagi Biden untuk mengakhiri larangan pada hari pertama masa kepresidenannya karena ini adalah sesuatu yang dia kampanyekan,” lanjutnya.

Ron Klain juga mengatakan bahwa presiden baru AS itu bakal menandatangani belasan perintah eksekutif untuk merevisi kebijakan Donald Trump yang dia kritik selama kampanye pemilu AS tahun lalu.

Komunitas muslim Amerika mengakui situasi politik di masa transisi pergantian Donald Trump ke Biden memiliki berbagai masalah, mulai pandemi korona sampai penyerbuan Gedung Capitol oleh massa pendukung Trump menjelang pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris.

“Meski demikian, komunitas muslim Amerika berharap Biden dapat memenuhi janji itu,” tegasnya.

Selain mengakhiri larangan perjalanan negara mayoritas muslim pada hari pertamanya menjabat, ada beberapa janji lagi yang disampaikan Joe Biden kepada komunitas muslim di Amerika Serikat.

Dikutip dari Reuters, tindakan eksekutif yang bakal diambil pada hari pertamanya kerja antara lain bergabung kembali dengan kesepakatan iklim Paris, memperpanjang jeda pada pembayaran pinjaman mahasiswa federal, menghentikan penggusuran dan penyitaan, serta mewajibkan penggunaan masker dalam perjalanan antarnegara bagian dan gedung federal.

Joe Biden juga akan menambah sumber daya dalam memerangi kejahatan rasial berbasis agama. Selain itu, memperluas layanan perawatan kesehatan untuk muslim Amerika terlepas dari pendapatan ataupun ras mereka. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here